Showing posts with label Ikan Lele. Show all posts
Showing posts with label Ikan Lele. Show all posts

Tuesday, July 15, 2014

CARA MEMELIHARA INDUKAN LELE


Pemeliharaan calon induk sangat perlu diperhatikan karena hanya dari induk yang baik dapat diperoleh benih yang baik kuaritas maupun kuantitasnya. Manajemen (pemeliharaan dan perawatan) induk dan calon induk lele haruslah ditujukan agar induk-induk lele itu selalu dalam keadaan sehat, pertumbuhannya cepat, dan daya vitalitasnya tinggi sehingga dapat menghasilkan jumlah telur yang banyak dan keturunan yang sehat. Untuk tujuan tersebut, air kolam diatur agar sering berganti, walaupun air pemasukan tidak terlalu deras. 

Debit air 5-6 liter per menit untuk kolam seluas 100 m2 sudah memadai untuk menyegarkan lingkungan hidup lele. Selain itu, induk lele juga diberi pakan yang bermutu baikdan daram jumlah yang cukup. Karena induk lele memerlukan pakan berkadar protein tinggi untuk pembentukan telurnya maka pakan alami saja diperkirakan tidak cukup dan harus diberi pakan tambahan yang kaya protein hewani. Ada pakan buatan pabrik berupa pelet yang khusus untuk induk. Pakan ini mengandung kadar protein 400/o dilengkapidengan asam lemak esensial (asal dari minyak ikan) dan vitamin-vitamin yang menyuburkan perkembangan telurnya, yaknivitamin E, D, B kompleks, dan C. Pelet untuk induk harganya memang mahal sehingga pemberiannya cukup sebagai pelengkap saja, yaitu seminggu sekali sebanyak 5olo dari berat seluruh ikan yang dipelihara itu. Sementara dalam kesehariannya, induk diberi pakan tambahan berupa cacahan siput air (siput murbei, siput sawah), keong racun (bekicot), ataupun sisa-sisa hewan ternak yang dipotong, misalnya bagian usus hewan potong yang biasanya dibuang saja. Bahkan, bangkai ayam pun dapat diberikan kepada lele. 

Calon induk dan induk lele yang diberi pakan berkualitas baik menunjukkan peningkatan berat badan (gemuk), pertumbuhannya relatif seragam, kemampuan memijah (bertelur) lebih sering, jumlah telur banya
dan daya tetas telur tinggi. Sepasang induk lele yang diberi pakan berkualitas baik dapat memijah hanya dalam selang waktu 3-4 minggu. Lele mulai dapat bertelur setelah berat badannya mencapai 200 g. Jumlah telur yang dihasilkan oleh lele lokal dengan berat tersebut sekitar 3.000-4.000 butir. Semakin berat bobot induk lele maka semakin banyak telur yang dihasilkan. Namun, tidak diperoleh data mengenai umur maksimum lele dapat bertelur dan berat badan maksimum yang dapat dicapai.

CARA PENGELOLAAN BENIH LELE BARU NETAS


Bila lele dumbo telah memijah (bertelur) di dalam bak pemijahan maka keesokan harinya kakaban yang tampak telah penuh dilekati telur dipindahkan ke dalam bak pendederan yang telah disiapkan 2 hari sebelumnya. Setelah 30-40 jam, telur akan menetas di dalam bak pendederan ini. Kalau telah tampak burayak menetas semua (keesokan harinya), kakaban dapat dikeluarkan dari dalam bak pendederan itu. Kakaban segera dicuci, dijemur, lalu disimpan agar dapat digunakan lagi. Benih lele yang baru menetas (burayak) sampai umur 2 haritidak perlu diberi pakan. Hal ini karena burayak tersebut masih belum dapat makan dan hanya menyerap zatgizi dari kuning telurnya sendiri. pada hari ketiga mulai diberikan serbuk halus, yaitu pelet pakan ikan yang ditumbuk atau dihaluskan dengan blender.

Dosis pakan untuk burayak ini diberikan sedikit-sedikit saja, cukup 2 sendok makan sekali pemberian. Cara memberikannya tidak ditaburkan merata, melainkan pakan berupa tepung tersebut dibasahi dengan sedikir air agar menggumpal dan dapat tenggelam, lalu dionggokkan sedikit demi sedikit di bebebrapa tempat sehingga dapat diamati ketika burayak lele bergerombol memakan serbuk pakan tersebut. Apabila burayak ini tampak bernafsu untuk makan, berarti masih belum kenyang sehingga perlu ditambahkan lagi pakan sampai dalam waktu sekitar 5 menit burayak makan. setelah itu, pemberian pakan tersebut sebaiknya dihentikan. Pada tengah hari dan sore hari, pakan diberikan lagi. Jadi, sehari diberi pakan 3 kali. Di dalam air kolam tentu banyak ditumbuhi binatang renik semacam rotifera dan protozoa yang cocok untuk pakan burayak. Burayak yang telah berumur 3 hari mulaidiberi pakan berupa kutu air (Daphnia atau Moina) dan cacing sutera. 

Pakan ini dapat dibeli dari pengumpul kutu air dari selokan atau danau-danau kecil di sekitar kampung. Pemeliharaan burayak di kolam pendederan biasanya berlangsung selama 12-15 hari saja. selama selang waktu itu biasanya air tidak perlu diganti, cukup ditambah saja bila terjadi banyak penguapan. Murai umur 12 hari, burayak lele sudah dapat dijual atau dipindahkan ke kolam pendederan yang lebih besar agar pertumbuhannya lebih cepat. Bila pemeliharaan berhasil dengan baik dari seekor induk lele betina yang beratnya 1 kg dapat dihasilkan 40.000-60.000 ekor burayak umur 12-14 hari. Dari pemeliharaan di pendederan selama 12-14, diperoleh benih lele ukuran 2-3 cm. Benih kecil ini sudah dapat dipindahkan untuk diperihara lebih lanjut di kolam atau sawah atau sudah dapat dijual.

Monday, July 14, 2014

BERBGAI BENTUK USAHA LELE

Sebagaimana dipraktikkan oleh para petani, usaha produksi lele lokal maupun lele dumbo dipisahkan menjadi usaha pembenihan dan usaha pembesaran. Pola pengusahaan itu pada prinsipnya sama, tetapi dalam budi daya lele istilah pembenihan/pendederan dan pembesaran ditentukan oleh ukuran lele hasil panennya. Apabila ukuran lele hasil panen adalah ukuran konsumsi maka disebut sebagai tahap pembesaran. Namun, bila ukuran lele hasil panen adalah benih (akan dibesarkan lagi) maka disebut sebagai pembenihan/pendederan.

Oleh karena itu, ada istilah pembenihan I (hasilnya untuk didederkan lagi), pembenihan ll (hasilnya untuk didederkan lagi), dan pembenihan lll (merupakan pendederan terakhir karena pemeliharaan setelah tahap ini adalah pembesaran). Jadi, walaupun benih yang ditebarkan berukuran l-3 cm, tetapi bila pemeliharaan yang dilakukan bertujuan untuk mencapai ukuran konsumsi (hasil panen berupa lele ukuran konsumsi) maka pemeliharaan itu disebut pembesaran.

1. Usaha pembenihan lele

Dalam usaha pembenihan, dikenal istilah pembenihan tahap I, pembenihan tahap ll, dan pembenihan tahap lll.

Usaha pembenihan tahap I 
dilakukan mulai dari pemeliharaan calon induk (lele yang sudah dewasa) kemudian dikawinkan.Telur yang dihasilkan ditetaskan di kolam ipukan (kolam pendederan) sampai benih berumur 12-15 haridengan ukuran panjang badan 2-3 cm. Benih sepertiinisudah dapat dijual. Dalam kegiatan pembenihan tahap ll, benih dari usaha pembenihan I (umur 12-15 hari, panjang 2-3 cm)dipelihara lagioleh produsen benih tersebut atau oleh petani lain. Benih tersebut dipelihara dalam kolam pemeliharaan benih selama 21-30 hari (3-4 minggu) sampai ukuran panjang badannya mencapai 5-6 cm. Benih ukuran ini dapat dijual atau dipelihara lebih lanjut.

Benih dari usaha pembenihan ll 
(umur 35-45 hari, panjang 5-6 cm) dipelihara lagi dalam usaha pembenihan tahap lll selama 30 hari hingga ukuran panjangnya mencapai 10-'15 cm dan berat 40-50 g per ekor. Benih besar ini disebut "gelondongan". Selanjutnya benih gelondongan itu dipelihara dalam kolam pembesaran dengan lama pemeliharaan 45-60 hari hingga ikan menjadi ukuran konsumsi yang beratnya 125-150 g per ekor. Semakin besar ukuran benih, semakin tahan terhadap penyakit sehingga jarang ada yang mati dalam pemeliharaan. Dengan demikian, tingkat mortalitasnya makin rendah.

2. Usaha pembesaran lele

Dalam usaha pembesaran, benih dari berbagai ukuran dipelihara hingga menjadi lele ukuran konsumsi. jangka waktu pembesaran tergantung dari ukuran benih waktu mulai dipelihara. Ada yang memulai dari ukuran ada pula yang memeliharanya mulai dari benih berukuran 3-5 cm, 6-8 cm, atau dari gelondongan ukuran 10-15 cm. Jangka waktu pemeliharaan berbeda-beda, tergantung pada ukuran/berat ikan konsumsi yang akan dipanen.

Lahan untuk Budi Daya

Lele dapat dibudidayakan di kolam pekarangan, di sawah, dan di kolam dengan sistem longyam. Ada beberapa sistem budidaya perairan yang juga berkembang di lndonesia, misalnya keramba jaring apung (kejapung, UA) yang berada di danau atau rawa dan keramba dasar yang dibuat dari bambu kemudian ditenggelamkan di dasar saluran/selokan. Namun, masyarakat kurang berminat memelihara lele dalam keramba karena sistem budi daya tersebut masing-masing mempunyai kelemahan. Sebagai contoh, keramba dasar yang dipasang di dasar saluran, seperti di kota Cianjur dan sekitarnya, menyebabkan ikan/lele yang dipelihara di dalamnya berbau lumpur yang sulit dihilangkan. Pemeliharaan lele di KJA juga kurang disukai karena biaya produkinya relatif mahal, sedangkan harga jual lele relatif murah. Apalagi ditambah dengan pengaruh biaya pakan yang cukup tinggi.terkecil,

Monday, July 15, 2013

UMPAN JITU MEMANCING LELE


saya mau bagi-bagi cerita tentang pengalaman saya memancing.walaupun saya masih pemula beberapa bulan ini,sebenarnya hobby saya ini sudah ada sejak saya masih duduk dikelas sekolah dasar,tapi ketika itu saya lebih suka memancing ikan betik dan gabus,tu pun kalo ga dapet ikannya terpaksa saya portas/dibius ikan se empang,,,,hahahahaha,,,,,kalo diportas/dibius kan semua berbagai ikan diempang tu kena semua,,baru dech dapat,,,,

ketika saya dewasa dan sudah bekerja,baru saya memulai hobby saya yang lama terpendam,,mungkin bagi saya,saya lebih suka mancing ikan lele dan bawal karena ikan-ikan ini lebih suka memakan berbagai macam umpan. tapi jangan salah pengertian,walaupun ikan-ikan ini memakan umpan apa saja belum tentu diempang galatama akan mudah didapat dikarenakan banyak pemancing yang memakai berbagai macam umpan,,selama saya ingin memancing saya sering kali tidak dapat juara prestasi atau pun indukan,,namun selama ini juga saya mencari informasi dari kawan-kawan pemancing galatama lele baik teman sekitar daerah tangerang dan teman-teman yang ada di web atau blogspot,,,setelah saya mencoba berbagai macam umpan,,akhirnya saya mendapat umpan yang lumyan gampang didapat dan mudah proses pembuatannya yang ga pake ribet,,,tapi saya juga berterima kasih kepada kawan-kawan yang dah memberikan informasinya lewat situs web,,,

ini umpan yang saya gunakan ketika memancing,dan sering kali mendapat ikan indukan seberat 4,75kg kebawah dan juga sering mendapat prestasi,,induk diatas 5 kg belum saya dapatkan mungkin karena ikannya belum lewat keumpan saya,coba kalo lewat depan umpan saya pasti langsung ditelen ampe perut dan pelampungnya juga mungkin ikut ketelen.


1. jangkrik direndam cuka dan dicampur sedikit pelet lalu didiamkan selama 3 jam,ukuran cukanya bebas yang penting tu jangkrik direndem ampe tenggelem,,direndamnya cukup menggunakan plastik saja,,kalo jangkriknyanbeli ditoko pakan burungkan sudah dibungkus pake plastik es,jadi sekalian aja beli cukanya diwarung terdekat,kalo peletnya ga mau beli cukup minta dedek aja di toko yang kita beli jangkrik, mintanya cuma segenggam saja kok,pasti dikasih ma penjualnya,,

2. pake orong-orong/gaang juga bagus kok..tapi agak susah mencarinya,,

3. umpan indukan pake ikan mas yang sekilo 2 ekor,di ambil dagingnya tp dikukus setengah mateng aj dan isi perut ikan masnya jngn dibuang krna bs jg dibuat umpan dg dcampur darah ikan mas.

4. pake telur patin dan telur ikan lele jg macan gan,,,,telur ikannya dtaro kulkas dlu sebentar agar ada rasa dngin dan seger setelah itu  klo mau mancing ambil telur yang dikulkas n rendem pake air panas n klo ada essen bs jg dcampurkan tp jgn diaduk tkut telurnya ancur,,,umpan siap digunakan,,,

selamat mencoba
dari : http://asepheriyanto86.blogspot.com/

UMPAN JITU MEMANCING LELE


saya mau bagi-bagi cerita tentang pengalaman saya memancing.walaupun saya masih pemula beberapa bulan ini,sebenarnya hobby saya ini sudah ada sejak saya masih duduk dikelas sekolah dasar,tapi ketika itu saya lebih suka memancing ikan betik dan gabus,tu pun kalo ga dapet ikannya terpaksa saya portas/dibius ikan se empang,,,,hahahahaha,,,,,kalo diportas/dibius kan semua berbagai ikan diempang tu kena semua,,baru dech dapat,,,,

ketika saya dewasa dan sudah bekerja,baru saya memulai hobby saya yang lama terpendam,,mungkin bagi saya,saya lebih suka mancing ikan lele dan bawal karena ikan-ikan ini lebih suka memakan berbagai macam umpan. tapi jangan salah pengertian,walaupun ikan-ikan ini memakan umpan apa saja belum tentu diempang galatama akan mudah didapat dikarenakan banyak pemancing yang memakai berbagai macam umpan,,selama saya ingin memancing saya sering kali tidak dapat juara prestasi atau pun indukan,,namun selama ini juga saya mencari informasi dari kawan-kawan pemancing galatama lele baik teman sekitar daerah tangerang dan teman-teman yang ada di web atau blogspot,,,setelah saya mencoba berbagai macam umpan,,akhirnya saya mendapat umpan yang lumyan gampang didapat dan mudah proses pembuatannya yang ga pake ribet,,,tapi saya juga berterima kasih kepada kawan-kawan yang dah memberikan informasinya lewat situs web,,,

ini umpan yang saya gunakan ketika memancing,dan sering kali mendapat ikan indukan seberat 4,75kg kebawah dan juga sering mendapat prestasi,,induk diatas 5 kg belum saya dapatkan mungkin karena ikannya belum lewat keumpan saya,coba kalo lewat depan umpan saya pasti langsung ditelen ampe perut dan pelampungnya juga mungkin ikut ketelen.


1. jangkrik direndam cuka dan dicampur sedikit pelet lalu didiamkan selama 3 jam,ukuran cukanya bebas yang penting tu jangkrik direndem ampe tenggelem,,direndamnya cukup menggunakan plastik saja,,kalo jangkriknyanbeli ditoko pakan burungkan sudah dibungkus pake plastik es,jadi sekalian aja beli cukanya diwarung terdekat,kalo peletnya ga mau beli cukup minta dedek aja di toko yang kita beli jangkrik, mintanya cuma segenggam saja kok,pasti dikasih ma penjualnya,,

2. pake orong-orong/gaang juga bagus kok..tapi agak susah mencarinya,,

3. umpan indukan pake ikan mas yang sekilo 2 ekor,di ambil dagingnya tp dikukus setengah mateng aj dan isi perut ikan masnya jngn dibuang krna bs jg dibuat umpan dg dcampur darah ikan mas.

4. pake telur patin dan telur ikan lele jg macan gan,,,,telur ikannya dtaro kulkas dlu sebentar agar ada rasa dngin dan seger setelah itu  klo mau mancing ambil telur yang dikulkas n rendem pake air panas n klo ada essen bs jg dcampurkan tp jgn diaduk tkut telurnya ancur,,,umpan siap digunakan,,,

selamat mencoba
dari : http://asepheriyanto86.blogspot.com/

CARA BARU TERNAK IKAN LELE


Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele merupakan salah satu usaha yang dapat ditekuni. Permintaannya selalu ada, karena ikan ini banyak diminati. Terutama untuk dijadikan lauk makanan. iklan lele memang cukup di minati di masyarkat kita.

Salah satu tempat budidaya ikan lele terletak di Kampung Cibodas, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Banten. Pemiliknya Haji Aip Suhendri. Letak kolam budidaya lele ini tidak jauh dari pusat kota Kabupaten Lebak, Banten.

Disini terdapat 15 kolam dengan ukuran 5 kali 10, yang berisi ribuan ekor ikan lele. Budidaya ikan lele di tempat ini dilakukan mulai dari pembenihan. Untuk proses pembenihan disini terdapat 150 ekor induk lele yang berat per ekornya bisa mencapai 4 kilogram.

Benih ikan lele yang dihasilkan, berukuran antara 5 sampai 15 centimeter telah dapat dipasarkan. Harganya berkisar 200 hingga 500 rupiah per ekor. Pembesaran ikan lele di tempat ini, tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 2 bulan.

Memelihara ikan lele tergolong mudah. Karena tidak memerlukan air yang banyak dan tidak memerlukan air yang selalu bersih. Selain itu, ikan lele juga tahan terhadap penyakit, asalkan makanannya cukup.

Setiap hari sekitar satu ton ikan lele dihasilkan dari tempat ini. Ikan lele ukuran besar dijual antara 8 r

ibu hingga 10 ribu rupiah per kilogram. Setiap kilogramnya terdiri dari 10 ekor ikan. Usahabudidaya lele ini memiliki prospek yang baik. Keuntungan yang diperoleh setiap bulan paling sedikit 3 juta rupiah.(Helmi Azahari/Ijs)
Sumber

Budi Daya Lele Dumbo kolam terpal 

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele Peternakan Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangkuriang dan lain-lain. Pada tulisan terdahulu sudah dituliskan mengenai Budi Daya Ikan Guramih Pada Kolam Terpal, pada kesempatan ini akan dibahas BUDI DAYA IKAN LELE DUMBO pada Kolam terpal. Budi Daya Ikan Lele dumbo relatif lebih mudah dan sederhana jika dibandingkan dengan budi daya guramih. Pada dasarnya metode Budi Daya ini adalah solusi untuk beberapa kondisi antara lain lahan yang sempit, modal yang tidak terlalu besar dan solusi untuk daerah yang minim air. Lele Dumbo merupakan ikan yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati orang.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Aneka masakan dari lele bisa diperoleh dengan mudah, rasa daging yang lezat dan gurih membuat bisnis budi daya lele menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan keuntungan. Selain itu Lele dumbo lebih mudah dipelihara dan cepat dalam pertumbuhannya. Dengan kondisi air yang “buruk” Lele dumbo bisa bertahan hidup dan berkembang dengan baik, dengan demikian solusi pemeliharaan lele dumbo dengan terpal menjadi alternatif yang perlu dicoba. Budi Daya Ikan Lele dumbo dengan Kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. Analisis budi daya Lele Dumbo dapa dilakukan dalam berbagai model untuk konsumsi dan pembibitan.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Peluang usaha Budi daya lele dumbo dengan kolam terpal dapat dilakukan dalam beberapa bentuk antara lain, tujuan pembibitan dan tujuan konsumsi. Budi daya Ikan Lele Dumbo sebagai bibit merupakan upaya memenuhi kebutuhan bibit yang terus meningkat seiring dengan permintaan Ikan Lele Dumbo Konsumsi. Budi Daya Ikan Lele Dumbo Konsumsi merupakan upaya memelihara Ikan Lele Dumbo sampai ukuran dan bobot tertentu. Biasanya dari berat 1 ons per ekor ikan lele dumbo sampai 1 kg per ekor. Ukuran Lele Dumbo 1 Kg /ekor ke atas biasanya digunakan pada kolam pemancingan yang berisi Lele dumbo.

Salah Satu Model Kolam Terpal Lele Dumbo
Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Budi Daya Lele Dumbo Untuk Pembibitan
Peluang Usaha Budi Daya Lele dumbo Untuk tujuan pembibitan bisa dilakukan antara lain:
- Pemijahan dan penetasan telur lele dumbo, setelah menetas bisa dijual kepada peternak lain untuk dibesarkan atau dipelihara lagi sampai besar. Karena bibit lele dumbo baru menetas sudah bisa dijual, sehingga merupakan peluang usaha bagi yang memilih menekuni bidang ini. Jika lahan yang tersedia sempit solusi ini bisa menjadi alternatif. Modal untuk usaha ini hanya tempat dan indukan lele dumbo. Bibit Lele dumbo baru menetas biasanya dihargai berdasarkan perkiraan jumlah anakan Lele Dumbo, yang ditentukan berdasarkan bobot induk dan jumlah induk Lele Dumbo.

- Penyediaan Bibit Ukuran 2-3 cm, dalam kurun waktu satu bulan setelah menetas bibit lele dumbo telah mencapai ukuran 2-3 cm dan siap untuk dijual ke pasaran. Pembesaran benih lele dari menetas hingga ukuran ini idealnya ditempatkan pada kolam lumpur atau sawah, sehingga memerlukan lahan yang relatif luas. Meski di kolam terpal tetap bisa dilakukan tetapi tidak bisa dalam jumlah yang besar, meski demikian peluang usaha tetap terbuka. Pembesaran Lele Dumbo pada bak atau kolam terpal pada ukuran ini memerlukan makanan tambahan berupa pelet buatan pabrik.

- Penyediaan Bibit ukuran 5-7 cm, pada ukuran 5-7 cm benih lele dumbo siap dijual sebagai bibit yang mendatangkan peluang usaha. Biasanya ukuran ini dipelihara oleh peternak sampai ukuran layak konsumsi.

Pemeliharaan Lele Dumbo Untuk Konsumsi
Lele dumbo untuk keperluan konsumsi biasanya dipelihara mulai dari ukuran 5-7 cm atau lebih besar, untuk hasil panen cepat bisa dilakukan dalam waktu 2 bulan dengan pemberian makanan yang ekstra dan optimal. Peluang usaha budi daya lele dumbo untuk konsumsi ini relatif lebih mudah karena ukuran lele yang besar lebih tahan terhadap penyakit, dan tingkat hidup lebih tinggi. Untuk mendapatkan ukuran lele dumbo yang lebih besar memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan.

Persiapan Pembuatan Kolam Terpal
Persiapan untuk budi daya lele dumbo dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam , persiapan material terpal ,dan persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah lele yang akan dipelihara. Untuk Pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter, yang bisa diisi dengan 100 ekor lele dumbo ukuran 5-7 cm. Model pembuatan kolam bisa dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau dengan membuat rangka dari kayu yang kemudian diberi terpal. Cara pertama lebih membuat terpal tahan lebih lama.

Pemeliharaan Lele Dumbo
Pertama kali kolam terpal diisi dengan air yang tidak terlalu dalam terlebh dahulu, untuk lele dumbo ukuran 5-7 cm bisa diisi air 40 cm terlebih dahulu, agar ikan tidak terlalu capek naik dan turun dasar kolam untuk mengambil oksigen, seiring dengan bertambahnya usia dan ukuran kedalaman air ditambah. Perlu disediakan pula rumpon atau semacam perlindungan untuk lele. Karena lele merupakan ikan yang senang bersembunyi di daerah yang tertutup.

Pemberian pakan dilakukan dengan pemberian pelet sehari dua kali, lebih bagus lagi lebih dari dua kali tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Jika di lingkungan tersedia pakan alami seperti Bekicot, kerang, keong emas, rayap dan lain-lain, bisa diberikan makanan alami tersebut. Makanan alami selain bisa menghemat pengeluaran juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga pertumbuhan lele dumbo lebih cepat. Selain itu ada beberapa teknologi yang bisa dipakai untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele dan ikan lainnya.

Meski Lele dumbo tahan terhadap kondisi air yang buruk ada baiknya perlu diganti air sekitar 10-30% setiap minggu, agar kolam tidak terlalu kotor dan berbau. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air yang kotor. Pada usia satu bulan atau jika diperlukan perlu dilakukan seleksi dan pemisahan lele yang memiliki ukuran yang berbeda. Biasanya lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserang penyakit agar tidak menular.Pembuatan Kolam Terpal Untuk Lele

Setelah perkenalan dan analisa usaha pembesaran ikan lele di kolam terpal, sekarang gw coba untuk sedikit menjelaskan cara pembuatan kolam terpalnya. Penjelasan ini sesuai dengan apa yang saya lakukan sendiri, sehingga mungkin ada beberapa perbedaan dengan orang2 yang sudah pernah membuat kolam serupa or perbedaan dengan apa yang sudah di jelaskan di blog2 lain.

Apa saja yang di perlukan untuk membuat kolam terpal?
1. Lahan, usahakan lahan yang sedikit rindang, tapi jangan langsung di bawah pohon.
2. Terpal, berukuran ukuran 4×5. yang gw pake adalah terpal jenis A3, lebih tebal. Tapi gw
juga pernah ngeliat beberapa kolam sejenis dengan terpal yang lebih tipis. Jadi, gw pikir itu
pun bisa di pakai untuk menghemat biaya.
3. Bambu, diperlukan bambu yang dibelah besar. dengan ukuran 2,2 meter sebanyak kurang
lebih 10 belahan, dan ukuran 3,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan.
4. Tiang patok, diperlukan kayu yang nantinya bakal tumbuh agar bisa bertahan lama, seperti
tanaman Hanjuang or apa sajalah yang kuat . Jangan menggunakan bambu karena masa
pakainya terbatas.
5. Paku, digunakan untuk memaku belahan bambu ke patoknya.
6. Kawat, digunakan untuk mengikat terpal ke patok/bambu.

Cara pembuatan :
Setelah semua bahan tersedia, terlebih dulu ratakan tanah yang akan di pakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan sampai ada benda tajam di atasnya. Lalu dirikanlah patok di empat sudut berbeda dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Kemudian pasang belahan bambu 2,2 m untuk lebarnya dengan menggunakan paku, dan belahan bambu 3,2 m untuk panjangnya. pasang agak merapat agar rangka kolam kuat, setelah semua terpasang, maka terpal dapat dipasang membentuk segi empat di dalam rangka tersebut. Ujung terpal di ikat kuat2 dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan diisi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuatAnalisa Usaha Budidaya Lele Kolam Terpal
Posted by nto on Jul 4, ‘08 3:38 AM for everyone
Seperti diceritakan disini, gw coba kasih gambaran berapa sih keuntungan yang kita peroleh untuk membuat usaha ini? Analisa usaha ini gw buat sendiri berdasarkan apa yang telah gw alami dan pelajari. Yang gw alami artinya sampai tahap pembelian bibit dan pakan. Sedangkan yang lainnya berdasarkan yang gw pelajari dan cari tau.

1. Analisa Usaha yang gw buat secara umum

Analisa Usaha Budidaya Lele

A. Biaya Investasi
1. 3 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- = Rp. 450.000,-
2. Selang 15 meter @Rp.2.500,- = Rp. 37.500,-
3. Ember karet 2 buah @Rp.10.000,- = Rp. 20.000,-
4. Gayung 1 buah @Rp. 5000,- = Rp. 5.000,-
5. Lamit 1 buah @Rp.15.000,- = Rp. 15.000,-
Jumlah = Rp. 527.500,-

B. Biaya Produksi
1. Bibit lele 5000 ekor @Rp.300,- = Rp.1.500.000,-
2. Pakan selama 3 bulan = Rp. 337.000,-
3. Obat-obatan selama 3 bulan = Rp. 50.000,-
4. Tenaga Kerja = Rp. 900.000,-
6. Biaya Penyusutan/ periode Rp.527.500 : 10 = Rp. 52.750,-
5. Biaya lain-lain = Rp. 100.000,-
Jumlah = Rp. 2.939.750,-

Perkiraan Hasil
Panen : 70% x 5000 : 7 = 500 kg x Rp. 7000, = Rp. 3.500.000,-
Pendapatan = Rp. 3.500.000 – 2.939.750 = Rp.560.250,-

BEP = Rp. 2.939.750 : 500 = Rp. 5879.5

Nah, itu analisa usaha secara umum dengan perhitungan 5000 bibit lele yang di tanam. Sekarang analisa usaha yang bener2 gw alami dalam arti kata apa adanya saja.. hehehe…

2. Analisa usaha itung2an skala kecil yang gw alami saat ini

Biaya investasi

1. Lahan Tanah (saya tanggung) Rp. 0,-
2. 2 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- Rp. 300.000,-
3. Bambu (saya tanggung) Rp. 0,-
4. Paku 1 kg Rp. 8.000,
5. Tukang (saya sendiri) Rp. 0,-
Jumlah Rp. 308.000,-

Biaya Produksi

1. Bibit/benih 1000 ekor @Rp.300,- Rp. 300.000,-
2. Pakan :
Pakan bulan pertama 5kg @Rp. 10.000,- Rp. 50.000,
Pakan selanjutnya 1Bal @Rp. 180.000,- Rp. 180.000,-
Biaya obat/lain-lain Rp. 50.000,-
Jumlah Rp. 580.000,-

Jumlah modal awal = Rp. 888.000

Diperkirakan panen 1 kolam 150 kg
Harga lele /bulan Mei 2008 = Rp. 9.000/kg (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
150 X 9.000 = Rp. 1.350.000

Pemasukan/panen = Rp. 1.350.000

Keuntungan/panen = Rp. 1.350.000 - Rp. 888.000
= Rp. 462.000,-

Itu analisa usaha untuk panen pertama. Untuk panen2 selanjutnya jelas lebih besar karena tidak memerlukan biaya investasi lagi. Oya, kata2 “saya tanggung” itu artinya gw tidak mengeluarkan biaya untuk itu. beruntung banget di rumah ada lahan sedikit dan kebun bambu


 INFO LELE sarikan dari artikel irsyadul Albaab di kompasiana

CARA BARU TERNAK IKAN LELE


Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele merupakan salah satu usaha yang dapat ditekuni. Permintaannya selalu ada, karena ikan ini banyak diminati. Terutama untuk dijadikan lauk makanan. iklan lele memang cukup di minati di masyarkat kita.

Salah satu tempat budidaya ikan lele terletak di Kampung Cibodas, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Banten. Pemiliknya Haji Aip Suhendri. Letak kolam budidaya lele ini tidak jauh dari pusat kota Kabupaten Lebak, Banten.

Disini terdapat 15 kolam dengan ukuran 5 kali 10, yang berisi ribuan ekor ikan lele. Budidaya ikan lele di tempat ini dilakukan mulai dari pembenihan. Untuk proses pembenihan disini terdapat 150 ekor induk lele yang berat per ekornya bisa mencapai 4 kilogram.

Benih ikan lele yang dihasilkan, berukuran antara 5 sampai 15 centimeter telah dapat dipasarkan. Harganya berkisar 200 hingga 500 rupiah per ekor. Pembesaran ikan lele di tempat ini, tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 2 bulan.

Memelihara ikan lele tergolong mudah. Karena tidak memerlukan air yang banyak dan tidak memerlukan air yang selalu bersih. Selain itu, ikan lele juga tahan terhadap penyakit, asalkan makanannya cukup.

Setiap hari sekitar satu ton ikan lele dihasilkan dari tempat ini. Ikan lele ukuran besar dijual antara 8 r

ibu hingga 10 ribu rupiah per kilogram. Setiap kilogramnya terdiri dari 10 ekor ikan. Usahabudidaya lele ini memiliki prospek yang baik. Keuntungan yang diperoleh setiap bulan paling sedikit 3 juta rupiah.(Helmi Azahari/Ijs)
Sumber

Budi Daya Lele Dumbo kolam terpal 

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele Peternakan Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangkuriang dan lain-lain. Pada tulisan terdahulu sudah dituliskan mengenai Budi Daya Ikan Guramih Pada Kolam Terpal, pada kesempatan ini akan dibahas BUDI DAYA IKAN LELE DUMBO pada Kolam terpal. Budi Daya Ikan Lele dumbo relatif lebih mudah dan sederhana jika dibandingkan dengan budi daya guramih. Pada dasarnya metode Budi Daya ini adalah solusi untuk beberapa kondisi antara lain lahan yang sempit, modal yang tidak terlalu besar dan solusi untuk daerah yang minim air. Lele Dumbo merupakan ikan yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati orang.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Aneka masakan dari lele bisa diperoleh dengan mudah, rasa daging yang lezat dan gurih membuat bisnis budi daya lele menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan keuntungan. Selain itu Lele dumbo lebih mudah dipelihara dan cepat dalam pertumbuhannya. Dengan kondisi air yang “buruk” Lele dumbo bisa bertahan hidup dan berkembang dengan baik, dengan demikian solusi pemeliharaan lele dumbo dengan terpal menjadi alternatif yang perlu dicoba. Budi Daya Ikan Lele dumbo dengan Kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. Analisis budi daya Lele Dumbo dapa dilakukan dalam berbagai model untuk konsumsi dan pembibitan.

Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Peluang usaha Budi daya lele dumbo dengan kolam terpal dapat dilakukan dalam beberapa bentuk antara lain, tujuan pembibitan dan tujuan konsumsi. Budi daya Ikan Lele Dumbo sebagai bibit merupakan upaya memenuhi kebutuhan bibit yang terus meningkat seiring dengan permintaan Ikan Lele Dumbo Konsumsi. Budi Daya Ikan Lele Dumbo Konsumsi merupakan upaya memelihara Ikan Lele Dumbo sampai ukuran dan bobot tertentu. Biasanya dari berat 1 ons per ekor ikan lele dumbo sampai 1 kg per ekor. Ukuran Lele Dumbo 1 Kg /ekor ke atas biasanya digunakan pada kolam pemancingan yang berisi Lele dumbo.

Salah Satu Model Kolam Terpal Lele Dumbo
Peternakan Dan Budidaya Iklan Lele - Budi Daya Lele Dumbo Untuk Pembibitan
Peluang Usaha Budi Daya Lele dumbo Untuk tujuan pembibitan bisa dilakukan antara lain:
- Pemijahan dan penetasan telur lele dumbo, setelah menetas bisa dijual kepada peternak lain untuk dibesarkan atau dipelihara lagi sampai besar. Karena bibit lele dumbo baru menetas sudah bisa dijual, sehingga merupakan peluang usaha bagi yang memilih menekuni bidang ini. Jika lahan yang tersedia sempit solusi ini bisa menjadi alternatif. Modal untuk usaha ini hanya tempat dan indukan lele dumbo. Bibit Lele dumbo baru menetas biasanya dihargai berdasarkan perkiraan jumlah anakan Lele Dumbo, yang ditentukan berdasarkan bobot induk dan jumlah induk Lele Dumbo.

- Penyediaan Bibit Ukuran 2-3 cm, dalam kurun waktu satu bulan setelah menetas bibit lele dumbo telah mencapai ukuran 2-3 cm dan siap untuk dijual ke pasaran. Pembesaran benih lele dari menetas hingga ukuran ini idealnya ditempatkan pada kolam lumpur atau sawah, sehingga memerlukan lahan yang relatif luas. Meski di kolam terpal tetap bisa dilakukan tetapi tidak bisa dalam jumlah yang besar, meski demikian peluang usaha tetap terbuka. Pembesaran Lele Dumbo pada bak atau kolam terpal pada ukuran ini memerlukan makanan tambahan berupa pelet buatan pabrik.

- Penyediaan Bibit ukuran 5-7 cm, pada ukuran 5-7 cm benih lele dumbo siap dijual sebagai bibit yang mendatangkan peluang usaha. Biasanya ukuran ini dipelihara oleh peternak sampai ukuran layak konsumsi.

Pemeliharaan Lele Dumbo Untuk Konsumsi
Lele dumbo untuk keperluan konsumsi biasanya dipelihara mulai dari ukuran 5-7 cm atau lebih besar, untuk hasil panen cepat bisa dilakukan dalam waktu 2 bulan dengan pemberian makanan yang ekstra dan optimal. Peluang usaha budi daya lele dumbo untuk konsumsi ini relatif lebih mudah karena ukuran lele yang besar lebih tahan terhadap penyakit, dan tingkat hidup lebih tinggi. Untuk mendapatkan ukuran lele dumbo yang lebih besar memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan.

Persiapan Pembuatan Kolam Terpal
Persiapan untuk budi daya lele dumbo dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam , persiapan material terpal ,dan persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah lele yang akan dipelihara. Untuk Pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter, yang bisa diisi dengan 100 ekor lele dumbo ukuran 5-7 cm. Model pembuatan kolam bisa dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau dengan membuat rangka dari kayu yang kemudian diberi terpal. Cara pertama lebih membuat terpal tahan lebih lama.

Pemeliharaan Lele Dumbo
Pertama kali kolam terpal diisi dengan air yang tidak terlalu dalam terlebh dahulu, untuk lele dumbo ukuran 5-7 cm bisa diisi air 40 cm terlebih dahulu, agar ikan tidak terlalu capek naik dan turun dasar kolam untuk mengambil oksigen, seiring dengan bertambahnya usia dan ukuran kedalaman air ditambah. Perlu disediakan pula rumpon atau semacam perlindungan untuk lele. Karena lele merupakan ikan yang senang bersembunyi di daerah yang tertutup.

Pemberian pakan dilakukan dengan pemberian pelet sehari dua kali, lebih bagus lagi lebih dari dua kali tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Jika di lingkungan tersedia pakan alami seperti Bekicot, kerang, keong emas, rayap dan lain-lain, bisa diberikan makanan alami tersebut. Makanan alami selain bisa menghemat pengeluaran juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga pertumbuhan lele dumbo lebih cepat. Selain itu ada beberapa teknologi yang bisa dipakai untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele dan ikan lainnya.

Meski Lele dumbo tahan terhadap kondisi air yang buruk ada baiknya perlu diganti air sekitar 10-30% setiap minggu, agar kolam tidak terlalu kotor dan berbau. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air yang kotor. Pada usia satu bulan atau jika diperlukan perlu dilakukan seleksi dan pemisahan lele yang memiliki ukuran yang berbeda. Biasanya lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserang penyakit agar tidak menular.Pembuatan Kolam Terpal Untuk Lele

Setelah perkenalan dan analisa usaha pembesaran ikan lele di kolam terpal, sekarang gw coba untuk sedikit menjelaskan cara pembuatan kolam terpalnya. Penjelasan ini sesuai dengan apa yang saya lakukan sendiri, sehingga mungkin ada beberapa perbedaan dengan orang2 yang sudah pernah membuat kolam serupa or perbedaan dengan apa yang sudah di jelaskan di blog2 lain.

Apa saja yang di perlukan untuk membuat kolam terpal?
1. Lahan, usahakan lahan yang sedikit rindang, tapi jangan langsung di bawah pohon.
2. Terpal, berukuran ukuran 4×5. yang gw pake adalah terpal jenis A3, lebih tebal. Tapi gw
juga pernah ngeliat beberapa kolam sejenis dengan terpal yang lebih tipis. Jadi, gw pikir itu
pun bisa di pakai untuk menghemat biaya.
3. Bambu, diperlukan bambu yang dibelah besar. dengan ukuran 2,2 meter sebanyak kurang
lebih 10 belahan, dan ukuran 3,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan.
4. Tiang patok, diperlukan kayu yang nantinya bakal tumbuh agar bisa bertahan lama, seperti
tanaman Hanjuang or apa sajalah yang kuat . Jangan menggunakan bambu karena masa
pakainya terbatas.
5. Paku, digunakan untuk memaku belahan bambu ke patoknya.
6. Kawat, digunakan untuk mengikat terpal ke patok/bambu.

Cara pembuatan :
Setelah semua bahan tersedia, terlebih dulu ratakan tanah yang akan di pakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan sampai ada benda tajam di atasnya. Lalu dirikanlah patok di empat sudut berbeda dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Kemudian pasang belahan bambu 2,2 m untuk lebarnya dengan menggunakan paku, dan belahan bambu 3,2 m untuk panjangnya. pasang agak merapat agar rangka kolam kuat, setelah semua terpasang, maka terpal dapat dipasang membentuk segi empat di dalam rangka tersebut. Ujung terpal di ikat kuat2 dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan diisi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuatAnalisa Usaha Budidaya Lele Kolam Terpal
Posted by nto on Jul 4, ‘08 3:38 AM for everyone
Seperti diceritakan disini, gw coba kasih gambaran berapa sih keuntungan yang kita peroleh untuk membuat usaha ini? Analisa usaha ini gw buat sendiri berdasarkan apa yang telah gw alami dan pelajari. Yang gw alami artinya sampai tahap pembelian bibit dan pakan. Sedangkan yang lainnya berdasarkan yang gw pelajari dan cari tau.

1. Analisa Usaha yang gw buat secara umum

Analisa Usaha Budidaya Lele

A. Biaya Investasi
1. 3 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- = Rp. 450.000,-
2. Selang 15 meter @Rp.2.500,- = Rp. 37.500,-
3. Ember karet 2 buah @Rp.10.000,- = Rp. 20.000,-
4. Gayung 1 buah @Rp. 5000,- = Rp. 5.000,-
5. Lamit 1 buah @Rp.15.000,- = Rp. 15.000,-
Jumlah = Rp. 527.500,-

B. Biaya Produksi
1. Bibit lele 5000 ekor @Rp.300,- = Rp.1.500.000,-
2. Pakan selama 3 bulan = Rp. 337.000,-
3. Obat-obatan selama 3 bulan = Rp. 50.000,-
4. Tenaga Kerja = Rp. 900.000,-
6. Biaya Penyusutan/ periode Rp.527.500 : 10 = Rp. 52.750,-
5. Biaya lain-lain = Rp. 100.000,-
Jumlah = Rp. 2.939.750,-

Perkiraan Hasil
Panen : 70% x 5000 : 7 = 500 kg x Rp. 7000, = Rp. 3.500.000,-
Pendapatan = Rp. 3.500.000 – 2.939.750 = Rp.560.250,-

BEP = Rp. 2.939.750 : 500 = Rp. 5879.5

Nah, itu analisa usaha secara umum dengan perhitungan 5000 bibit lele yang di tanam. Sekarang analisa usaha yang bener2 gw alami dalam arti kata apa adanya saja.. hehehe…

2. Analisa usaha itung2an skala kecil yang gw alami saat ini

Biaya investasi

1. Lahan Tanah (saya tanggung) Rp. 0,-
2. 2 buah terpal ukuran 2 x 3: @Rp. 150.000,- Rp. 300.000,-
3. Bambu (saya tanggung) Rp. 0,-
4. Paku 1 kg Rp. 8.000,
5. Tukang (saya sendiri) Rp. 0,-
Jumlah Rp. 308.000,-

Biaya Produksi

1. Bibit/benih 1000 ekor @Rp.300,- Rp. 300.000,-
2. Pakan :
Pakan bulan pertama 5kg @Rp. 10.000,- Rp. 50.000,
Pakan selanjutnya 1Bal @Rp. 180.000,- Rp. 180.000,-
Biaya obat/lain-lain Rp. 50.000,-
Jumlah Rp. 580.000,-

Jumlah modal awal = Rp. 888.000

Diperkirakan panen 1 kolam 150 kg
Harga lele /bulan Mei 2008 = Rp. 9.000/kg (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
150 X 9.000 = Rp. 1.350.000

Pemasukan/panen = Rp. 1.350.000

Keuntungan/panen = Rp. 1.350.000 - Rp. 888.000
= Rp. 462.000,-

Itu analisa usaha untuk panen pertama. Untuk panen2 selanjutnya jelas lebih besar karena tidak memerlukan biaya investasi lagi. Oya, kata2 “saya tanggung” itu artinya gw tidak mengeluarkan biaya untuk itu. beruntung banget di rumah ada lahan sedikit dan kebun bambu


 INFO LELE sarikan dari artikel irsyadul Albaab di kompasiana

Sunday, July 14, 2013

MEMILIH DAN PERAWATAN INDUK IKAN LELE

MEMILIH DAN PERAWATAN INDUK IKAN LELE



Sekarang ini usaha peternakan Ikan Lele mulai banyak dilirik oleh parapengusaha budidaya ikan. Salah satu yang paling menjadi usaha peternakan vaforit adalah usaha pembenihan ikan lele. Hanya dengan bermodalkan lahan yang tidak begitu luas dan indukan ikan lele, ketrampilan, dan sedikit sarana pendukung kita bisa mendapatkan hasil yang cukup menjanjikan.

Sebagai gambaran untuk satu kali proses pemijahan/ pengawinan ikan lele bisa diperoleh bibit lele sebanyak 10.000-50.000 ekor. Jika 1 ekor seharga Rp 80,- maka kita bisa meraup omset sekitar Rp 2.400.000,- dalam sekali pembenihan. Meskipun kadang bisa terjadi kegagalan, namun dengan ketekunan dan kesungguhan semua itu akan mudah diatasi.

Untuk memulai pembibitan ikan lele terlebih dahulu kita harus menyiapkan Indukan Lele. Berikut ini akan dijelaskan tentang Indukan ikan lele yang baik.

1. Ciri-ciri induk lele jantan:
- Kepalanya lebih kecil dari induk ikan lele betina.
- Warna kulit dada agak tua bila dibanding induk ikan lele betina.
- Urogenital papilla (kelamin) agak menonjol, memanjang ke arah belakang, terletak di belakang anus, dan warna kemerahan.
- Gerakannya lincah, tulang kepala pendek dan agak gepeng (depress).
- Perutnya lebih langsing dan kenyal bila dibanding induk ikan lele betina.
- Bila bagian perut di stripping secara manual dari perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan putih kental (spermatozoa-mani).
- Kulit lebih halus dibanding induk ikan lele betina.

2. Ciri-ciri induk lele betina
- Kepalanya lebih besar dibanding induk lele jantan.
- Warna kulit dada agak terang.
- Urogenital papilla (kelamin) berbentuk oval (bulat daun), berwarna kemerahan, lubangnya agak lebar dan terletak di belakang anus.
- Gerakannya lambat, tulang kepala pendek dan agak cembung.
- Perutnya lebih gembung dan lunak.
- Bila bagian perut di stripping secara manual dari bagian perut ke arah ekor akan mengeluarkan cairan kekuning-kuningan (ovum/telur).

3. Syarat induk lele yang baik:
- Kulitnya lebih kasar dibanding induk lele jantan.
- Induk lele diambil dari lele yang dipelihara dalam kolam sejak kecil supaya terbiasa hidup di kolam.
- Berat badannya berkisar antara 100-200 gram, tergantung
- Bentuk badan simetris, tidak bengkok, tidak cacat, tidak luka, dan lincah.
- Umur induk jantan di atas tujuh bulan, sedangkan induk betina berumur satu tahun.
- Frekuensi pemijahan bisa satu bula sekali, dan sepanjang hidupnya bisa memijah lebih dari 15 kali dengan syarat apabila makanannya mengandung cukup protein.

4. Ciri-ciri induk lele siap memijah
Induk lele yang siap untuk dikawinkan biasanya terlihat berpasang-pasangan pada kondisi air jernih, kejar-kejaran antara yang jantan dan yang betina. Induk tersebut segera ditangkap dan ditempatkan dalam kolam tersendiri untuk dipijahkan.

Untuk mengatur perkawinan Lele dilakukan dengan mencampur indukan di kolam yang keruh. Tidak perlu khawatir, ikan Lele yang sudah berumur lebih dari 8 bulan sudah tahan terhadap kondisi air yang ekstrim sekalipun (kecuali limbah kimia). Satu kolam ukuran 3x3m cukup untuk 5 pasang Induk Lele.

Untuk melakukan perkawinan/pemijahan, ambil 1 pasang Indukan yang cukup matang. Tempatkan dalam kolam pembenihan 3x3m dengan air jernih setinggi 30cm.

5. Perawatan induk lele:
- Selama masa pemijahan dan masa perawatan, induk ikan lele diberi makanan yang berkadar protein tinggi seperti cincangan daging bekicot, larva lalat/belatung, rayap atau makanan buatan (pellet). Ikan lele membutuhkan pellet dengan kadar protein yang relatif tinggi, yaitu sekitar 60%. Cacing sutra kurang baik untuk makanan induk lele, karena kandungan lemaknya tinggi. Pemberian cacing sutra harus dihentikan seminggu menjelang perkawinan atau pemijahan.
- Makanan diberikan pagi hari dan sore hari dengan jumlah 5-10% dari berat total ikan.
- Setelah benih berumur seminggu, induk betina dipisahkan, sedangkan induk jantan dibiarkan untuk menjaga anak-anaknya. Induk jantan baru bisa dipindahkan apabila anak-anak lele sudah berumur 2 minggu.
- Segera pisahkan induk-induk yang mulai lemah atau yang terserang penyakit untuk segera diobati.
- Mengatur aliran air masuk yang bersih, walaupun kecepatan aliran tidak perlu deras, cukup 5-6 liter/menit.
Sumber : http://tipslele.blogspot.com/

TEKNIK DAN UMPAN MEMANCING LELE PARA JAWARA

 
TEKNIK DAN TIPS MEMANCING LELE PARA JAWARA 
Hampir 3 bulan ini saya memperdalam cara mancing Lele, satu-satunya ikan yang selama puluhan tahun karir mancing hampir tidak pernah saya minati. Ketidak tertarikan saya terhadap macing ikan jenis ini dikarenakan umpannya yang cukup menjijikkan dan ditempat tinggal saya di Sidoarjo memang jarang sekali kolam pancing yang menyediakan ikan Lele. Bandeng, Nila, Gurame, Patin dan Ikan Mas adalah berbagai macam jenis ikan yang sering saya pancing.

Februari 2010 saya pindah ke Jakarta namun dikarenakan kesibukan kerja baru pada Oktober 2011 bisa mancing kembali. Kolam Pancing pertama yang saya jajal adalah Kolam Pancing Tulang yang terletak di Perumahan Pertamina Pondok Ranji. Selama sebulan saya memancing harian ikan Lele dan sesekali ikut Galatama/Pelampungan Ikan Mas di daerah Rempoa, namun demikian fokus mancing tetap di Ikan Lele.

Setiap kali mancing saya selalu mencoba berbagai macam jenis umpan yang informasinya saya dapatkan melalui Fishyforum/Fishybait, Kaskus, IFT, Facebook dan hasil googling lainnya. Entah berapa puluh macam umpan yang sudah saya uji cobakan di Kolam Harian dan pada akhirnya di awal bulan Nopember sayapun memberanikan diri untuk menjajal Kolam Galatama di Tulang, Peladen dan Kelapa Muda dengan hasil yang cukup menggembirakan sebagai pemula dikarenakan pernah menjuarai di seluruh Kolam Galatama tersebut baik juara 1, 2 maupun 3.

Ada hal yang paling berkesan dan boleh dikatakan yang paling indah selama saya mancing harian di Kolam Pancing Tulang. Dalam 1 hari dalam kurun waktu lebih kurang 3 Jam saya berhasil mengangkat 3 Jackpot, sungguh keberuntungan yang sangat luar biasa sekali tentunya dan mungkin rekor ini akan sulit dilampaui oleh pemancing lainnya (hehehe sombong dikit boleh kan….!!!).

Dari pengalaman saya dan berdasarkan pengamatan serta hasil berguru dengan para jawara mancing maka saya mencoba untuk berbagi tips dan trick dalam memancing Ikan Lele yang mungkin belum pernah diungkapkan secara gamblang oleh para Jawara Mancing.


PENGGUNAAN UMPAN DAN TEHNIK MANCING IKAN LELE

Dari pengalaman mancing lele selama hampir 3 bulan maka dapat saya simpulkan beberapa hal sebagai berikut yang insyaallah akan sangat membantu bagi para pemancing pemula:
  1. Semua Umpan dasar lele pada prinsipnya dimakan oleh ikan hanya saja tergantung dengan kondisi air yang terdapat di Lapak yang ditempati. Terkadang dalam 1 Kolam Pancing antara satu lapak dengan lapak lainnya PH air bisa berbeda dikarenakan tumpukan makanan dan sampah. Dalam kondisi seperti ini ikan cenderung makan umpan yang berada diatas dan untuk mengakalinya stopper pelampung harus dimainkan sampai ketemu ukuran yang mau disambar ikan. Ketika ukuran sudah pas jangan pernah dirubah lagi.
  2. Bilamana memakai Umpan jenis cacing upayakan menggunakan tehnik casting(lempar kemudian gulung perlahan), namun bilamana Anda lebih suka nitik upayakan umpan ada didasar kolam dan pilihlah Cacing Lur atau Cacing Laut sebagai umpannya. Jangan hanya memasang 1 ekor cacing, upayakan sebanyak mungkin sehingga terbentuk gumpalan cacing yang bergerak dinamis dan tentunya akan menarik perhatian si ikan.
  3. Bilamana umpan adalah Anak Ikan Mas atau umpan lainnya yang bergerak sebaiknya kail langsung diikatkan ke benang dan pelampung dimaksimalkan sehingga ukurannya melebihi dasar kolam. Dengan tiadanya beban selain kail maka umpan akan bergerak bebas didasar kolam dan tentunya akan menarik perhatian dari Mak Babon. Namun demikian bilamana Anda menggunakan anak katak sebagai umpannya maka berikan sedikit timah daun pada benang dengan jarak lebih kurang 30 cm dari kail dengan tujuan agar anak katak tidak bisa berenang kepermukaan air.
  4. Bilamana menggunakan umpan yang mudah rontok seperti pelet dan daging upayakan untuk nitik seperti tehnik memancing ikan mas. Untuk kolam yang tidak boleh menggunakan bom maka beberapa lemparan awal langsung ditarik agar umpan rontok dan ikan diharapkan kumpul dititik lemparan.
  5. Dalam kondisi air normal Ikan Induk cenderung bermain didasar kolam dan oleh karenanya bilamana target adalah induk maka umpan Anda sebaiknya berada didasar kolam.
  6. Jangan pernah menggunakan umpan yang beraroma busuk atau terlalu menyengat dikolam Galatama yang umurnya masih kurang dari 1 tahun, dikarenakan ikan baru lebih menyukai memakan umpan yang masih segar atau yang baunya tidak terlalu menyengat. Walau bukan tidak mungkin umpan beraroma menyengat dimakan oleh ikan akan tetapi Live Bait cenderung lebih unggul dikolam yang masih baru.
  7. Ikan Lele memiliki selera makan yang cepat berubah. Bawalah beberapa jenis umpan dan sesuaikan dengan umpan yang tengah jalan di kolam tempat Anda biasa mancing. Bilamana umpan andalan Anda tidak jalan segeralah ganti dengan umpan lainnya yang tengah jalan, atau bilamana Anda menggunakan pelet/daging bawalah beberapa essen untuk menyesuaikan dengan selera ikan pada saat itu.
  8. Cara makan ikan lele tidaklah sama dengan ikan mas, pelampung bergerak atau tenggelam belum tentu ikannya makan, bersabarlah sedikit sampai pelampung bergerak atau tenggelam 2 s/d 3 detik baru digentak. Bilamana Anda terlalu cepat menariknya maka Anda bisa dipastikan akan sering kehilangan momentum untuk mendapatkan ikan dan tentunya waktu Anda tersita hanya untuk memasang umpan dan melemparkan kail Anda kembali.
  9. Ikan Lele cenderung memakan dengan cara mengejar sehingga bilamana Anda menggunakan umpan mati(seperti pelet dan daging) upayakan sedikit berada diatas dasar kolam dengan tujuan supaya umpan bisa bergerak bebas(bergoyang-goyang) bilamana ada ikan yang mengitarinya.
  10. Dalam kondisi sulit maka stopper dan pelampung memainkan peranan yang sangat penting, jadi jangan pernah segan-segan untuk menyetelnya.
  11. Umpan dan tehnik merupakan upaya maksimal dan untuk selanjutnya nasib jualah yang menentukan keberhasilan Anda dalam meraih sukses.

BERBAGAI MACAM UMPAN TERBAIK IKAN LELE

Berikut adalah beberapa umpan yang menjadi andalan dari para jawara:
  1. Belut sebesar jari, bisa dibakar, dikukus atau digoreng kemudian dipotong sebesar dadu atau bisa juga dengan memakai dagingnya saja. Bila memakai dagingnya saja maka potongannya sepanjang 2cm.
  2. Berbagai macam cacing namun yang terbaik adalah cacing lur dan cacing laut. Pasang beberapa cacing sekaligus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  3. Daging Ayam bagian sayap dikukus kemudian setelah matang diambil dagingnya saja dan diblender sampai halus. Untuk pengerasnya gunakan pelet 48 denga aroma belut.
  4. Daging Sapi Giling. Sebaiknya beli di Supermarket karena aroma dagingnya lebih segar bilamana dibandingkan dengan yang beli dipasar. Daging murni bilamana tidak jalan bisa diberikan 2 atau 3 tetes essen untuk ukuran 1 onsnya dan essen yang digunakan adalah kepiting, tengiri atau kombinasi keduanya. Kombinasi Essen seperti bulus, udang dan lain-lain bisa juga digunakan tetapi selama uji coba hasilnya kurang memuaskan. Bisa ditambahkan sedikit cuka atau bisa juga dengan menggunakan minuman yang beraroma asem seperti yoghurt. Umpan ini relatif stabil dimakan ikan lele dan sebagai catatan umpan inilah yang sesungguhnya saya gunakan untuk menarik Jackpot 2 kali dalam 3 jam di pemancingan Tulang dan yang satu kalinya dengan menggunakan ikan salmon(note: dalam 3 jam saya menarik Jackpot 3 kali).
  5. Kepiting laut atau kepiting sawah. Potong kecil-kecil untuk bagian badan dan untuk capitnya ambil dagingnya saja.
  6. Kelomang, buang capit dan kaki gunakan bagian badannya saja.
  7. Kijing dan berbagai macam jenis kerang lainnya.
  8. Laron, upayakan yang masih ada sayapnya dan sindik beberapa ekor sekaligus.
  9. Telor Ikan sapu-sapu kukus.
  10. Jangkrik pasang 1 saja yang penting menutupi kail kemudian dipencet perutnya agar aromanya menebar.
  11. Cacing sutera atau cacing beku. Cara pakai yang paling praktis dan efektif adalah dengan membungkusnya memakai kain perban yang bisa diperoleh di Apotek. Bila menggunakan cacing beku pilihlah yang ada gambar ikan Louhan (note: merk lainnya belum mendapatkan hasil yang memuaskan) dan bilamana menggunakan Cacing Sutera berikan sedikit vanili untuk mengurangi bau apeknya. Untuk perangsang Anda juga bisa merendamnya dalam yoghurt.
  12. Udang Air Tawar yang kecil, buang kepala dan ekornya kemudian sindik bebera ekor di kail.
  13. Ulet hongkong atau jerman, rendam dengan 1 butir telur ayam dan tambahkan 1 sachet royco sapi minimal 3 jam sebelum Anda mancing (note: sudah dicoba beberapa kali dengan menggunakan masako tapi entah kenapa hasilnya tidak memuaskan). Bisa juga dengan menambahkan sedikit cuka untuk menambah selera makan sang ikan.

Umpan diatas adalah umpan yang sering digunakan oleh para jawara dan walau sesekali masih bereksperimen saya pribadi cenderung menggunakan Anak Ikan Mas Hidup, Daging Sapi Giling dan Cacing Sutera/Beku dikarenakan sudah memperoleh hasil yang memuaskan dan alasan lainnya adalah mudah untuk mendapatkannya. 
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com
 
Copyright 2010 dunia burung kicau. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman