Showing posts with label Panduan dan Tips. Show all posts
Showing posts with label Panduan dan Tips. Show all posts

Sunday, June 29, 2014

RAMUAN DARI JAHE UNTUK KULIT PUTIH



Aman digunakan dan memberikan rasa yang dingin, ada beberapa cara masker atau lulur kunyit yang bisa membuat kulit Anda putih hanya dalam 7 hari saja. 

Kunyit Vs Mustard Oil

Mustard biasa dipakai sebagai bahan saus untuk salad. Fungsinya adalah untuk membantu menghaluskan dan melembabkan. Diramu jadi satu dengan kunyit, mustard ini dapat diaplikasikan sebagai masker wajah dan dibiarkan mengering pada wajah kemudian dibilas.
Ramuan ini dapat mencerahkan wajah Anda.

Kunyit Vs Susu Bubuk

Susu bubuk putih adalah bahan masker paling murah dan mudah diperoleh. Campurkan dengan bubuk kunyit kemudian aplikasikan pada kulit tubuh dan wajah. Lakukan secara teratur setiap hari dan dapatkan kulit lebih cerah dan halus.

Kunyit Vs Madu

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dan 1/2 sdm madu. Aduk hingga terlihat seperti pasta, dan aplikasikan di wajah. Biarkan selama 10 menit hingga mengering dan bilas dengan air dingin. Kulit akan tampak lebih cerah dan bersinar.

Kunyit Vs Sandalwood

Ingin mendapatkan kulit putih mulus bebas noda? Anda harus mencoba ramuan ini. Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 1/4 bubuk sandalwood kemudian aplikasikan pada kulit.

Masker ini sekaligus dapat mengobati jerawat serta menghilangkan bekas jerawat.

Kunyit Vs Air Mawar

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 2 sdm air mawar. Aplikasikan dengan menggunakan kuas merata pada wajah. Diamkan dan buat kondisi tubuh Anda relaks. Aplikasi ramuan yang ini selain mencerahkan kulit juga dapat membuat kulit jadi lebih rileks.

Scrub kunyit

Memanfaatkan kunyit untuk scrub wajah juga bukan hal mustahil. Scrub kunyit dapat membantu menghaluskan kulit serta membuang sel-sel kulit mati. Caranya adalah dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan oatmeal, kemudian mengaplikasikannya sebagai scrub.

Dengan pemakaian teratur, kulit Anda tak hanya sekedar putih saja, tetapi juga halus dan lembut.
vemale.com

RAMUAN DARI JAHE UNTUK KULIT PUTIH



Aman digunakan dan memberikan rasa yang dingin, ada beberapa cara masker atau lulur kunyit yang bisa membuat kulit Anda putih hanya dalam 7 hari saja. 

Kunyit Vs Mustard Oil

Mustard biasa dipakai sebagai bahan saus untuk salad. Fungsinya adalah untuk membantu menghaluskan dan melembabkan. Diramu jadi satu dengan kunyit, mustard ini dapat diaplikasikan sebagai masker wajah dan dibiarkan mengering pada wajah kemudian dibilas.
Ramuan ini dapat mencerahkan wajah Anda.

Kunyit Vs Susu Bubuk

Susu bubuk putih adalah bahan masker paling murah dan mudah diperoleh. Campurkan dengan bubuk kunyit kemudian aplikasikan pada kulit tubuh dan wajah. Lakukan secara teratur setiap hari dan dapatkan kulit lebih cerah dan halus.

Kunyit Vs Madu

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dan 1/2 sdm madu. Aduk hingga terlihat seperti pasta, dan aplikasikan di wajah. Biarkan selama 10 menit hingga mengering dan bilas dengan air dingin. Kulit akan tampak lebih cerah dan bersinar.

Kunyit Vs Sandalwood

Ingin mendapatkan kulit putih mulus bebas noda? Anda harus mencoba ramuan ini. Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 1/4 bubuk sandalwood kemudian aplikasikan pada kulit.

Masker ini sekaligus dapat mengobati jerawat serta menghilangkan bekas jerawat.

Kunyit Vs Air Mawar

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 2 sdm air mawar. Aplikasikan dengan menggunakan kuas merata pada wajah. Diamkan dan buat kondisi tubuh Anda relaks. Aplikasi ramuan yang ini selain mencerahkan kulit juga dapat membuat kulit jadi lebih rileks.

Scrub kunyit

Memanfaatkan kunyit untuk scrub wajah juga bukan hal mustahil. Scrub kunyit dapat membantu menghaluskan kulit serta membuang sel-sel kulit mati. Caranya adalah dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan oatmeal, kemudian mengaplikasikannya sebagai scrub.

Dengan pemakaian teratur, kulit Anda tak hanya sekedar putih saja, tetapi juga halus dan lembut.
vemale.com

Sunday, June 1, 2014

CARA MELAKUKAN OKULASI HIJAU

  • Okulasi Hijau (Green Budding) tanaman karet, dilaksanakan untuk mempercepat memperoleh bahan tanaman di lapangan.
  • Dengan cepatnya diperoleh bahan tanaman, berarti cepatnya pula dapat dilaksanakan pertanaman di lapangan. Disamping itu biaya pengadaan bibit dapat diturunkan/tertekan dari pada pengadaan bibit dengan cara convensionil.
  • Selanjutnya akan diperoleh waktu yg banyak/panjang suatu persemaian dapat di okulasi mula-mula dengan okulasi hijau pada umur batang sawah 3 - 8 bulan selanjutnya setelah batang bawah berumur 9 bulan dilakukan okulasi convensionil (Brown Budding).

PERSIAPAN BATANG BAWAH DAN MEDIA PERTUMBUHANNYA:
  • Syarat utama batang bawah adalah sehat, tidak terserang hama/penyakit dalam arti yang luas.
  • Batang bawah bisa dinilai tidak sehat bila lapangan bawah ( tempat tumbuhnya bibit) mendapat saingan zat-zat makanan dengan rumput yang berat sekali
  • Umur batang bawah 3-8 bulan dengan besar batang minimum sebesar pensil.
  • Batang bawah sehabis di pupuk 1/2 - 1 bulan, baru di laksanakan okulasi.

PEMBUATAN DAN PENGAMBILAN ENTRYS:

  • Pembuatan entrys/Frame dengan maksud untuk memper oleh mata sebanyak mungkin. Yang diambil mata perisai;
    1. mata pada daun rudimenter (3 - 5 bh).
    2. mata pada ketiak daun ( 10 harj sebelum dipergunakan tangkai daun dipotong ) untuk mempercepat tangkai daun gugur.
  • Umur entrys (5-8 minggu) daun sudah berwarna hijau, lemas dan berkembang penuh pada payung pertama.
  • Pada entrys yang baik, inilah kunci keberhasilan pelaksanaan Green Budding. Mata entrys hijau yang dipergunakan, umurnya 5-8 minggu. Mata entrys yang terletak pada payung ke 10 yang berwarna hijau, umurnya tidak selalu sama 5-8 minggu. Jelas pada patung pertamalah yang entrys berumur 5-8 minggu dan jika sudah/ akan membentuk payung kedua tidak dapat lagi digunakan entrys walaupun yang dipakai mata-mata yang ada payung pertama.
  • Oleh sebab itulah pembuatan Entrys diutamakan untuk Green Budding agar memperoleh umur Entrys yang diperlukan, juga mungkin ada hubungannya dengan daya lekat dan tumbuh dari mata Entrys yang diperoleh. Karena terbatasnya mata Entrys yang diperoleh (mata rudimenter) maka sepuluh hari sebelum diambil batang Entrys-nya tangkai-tangkai daun dipotong agar mempercepat tangkai daun yang gugur, sehingga diperoleh mata ketiak daun yang dapat dipergunakan sebagai mata Entrys.
PEMBUATAN OKULASI:

  • Paling utama diperhatikan pelaksanaan Green Budding harus lebih cepat dilakukan dari Okulasi Brown Budding sebabnya, antara lain; lendirnya entrys lebih sedikit dari mata entrys Brown Budding.
  • Disamping itu pekerjaan okulasi pada umumnya harus bersih dan teliti.
  • Entrys disimpan dalam ember plastik yang berisi air ± 2,5 cm.



Caranya tidak berbeda dengan cara okulasi Brown Budding sbb. :

  • Batang bawah yang akan diokulasi dibersihkan dari tanah dan kotoran yang menempel dibatang dengan lap.
  • Batang bawah 5 cm. diatas lebar akar disayat dibuat jendela ( membuka dari atas kebawah) dengan ukuran panjang 5 cm, lebar0,7 cm.
  • Mengambil mata ukuran panjang 3-4 cm, lebar 0,4 - 0,7 cm, cambium mata maupun batang bawah jangan terpegang dan kotor.
  • Jendela pada batang bawah dibuka yang sebelumnya disayat lebih dahulu agar getahnya dapat keluar dari bekas sayatan dan. dibersihkan.
  • Mata tempelan diletakkan/dimasukkan ke-dalam jendela yang telah dibuka, sesuai dengan keadaan mata (tidak terbalik).
  • Pembalutan dengan pita plastik atau tali gedebok pisang mulai dari atas kebawah, kemudian naik keatas lagi, lalu diikat pada bagian atas,
  • Setelah 20 hari diperiksa, okulasi jadi dipotong batang bawahnya 7 - 10 cm. diatas mata tempelan.

PENANAMAN DILAPANGAN (Transplanting).

Untuk penanaman di lapangan yang berasal dari okulasi hijau dipersemaian ditempuh macam-macam cara:
  • Dianjurkan secara Stump tinggi okulasi umur2 tahun tinggi 3 meter. 
  • Okulasi yang telah membengkak dipindahkan kekeranjang secara putaran setelah tumbuh 2-3 payung berkembang penuh ditanam dilapangan.
  • Jika keadaan terpaksa Stump mata tidur atau Stump mata yang.hampir membengkak dengan akar yang diusahakan banyak yang utuh dipindahkan kelapangan. Stump yang sudah dicabut jangan terlalu lama tidak ditanam, dan diletakkan ditempat yang teduh.

Thursday, May 1, 2014

CARA MEMANEN KOPI


Pemanenan buah kopi dilakukan secara manual dengan cara memetik buah yang telah masak. Ukuran kematangan buah ditandai oleh perubahan warna kulit buah. Kulit buah berwarna hijau tua ketika masih muda, berwarna kuning ketika setengah masak dan berwarna merah saat masak penuh dan menjadi kehitam‐hitaman setelah masak penuh terlampaui (over ripe).

Kematangan buah kopi juga dapat dilihat dari kekerasan dan komponen senyawa gula di dalam daging buah. Buah kopi yang masak mempunyai daging buah lunak dan berlendir serta mengandung senyawa gula yang relatif tinggi sehingga rasanya manis. Sebaliknya daging buah muda sedikit keras, tidak berlendir dan rasanya tidak manis karena senyawa gula masih belum terbentuk maksimal. Sedangkan kandungan lendir pada buah yang terlalu masak cenderung berkurang karena sebagian senyawa gula dan pektin sudah terurai secara alami akibat proses respirasi.

Tanaman kopi tidak berbunga serentak dalam setahun, karena itu ada beberapa cara pemetikan:
  • Pemetikan selektif dilakukan terhadap buah masak.
  • Pemetikan setengah selektif dilakukan terhadap dompolan buah masak.
  • Secara lelesan dilakukan terhadap buah kopi yang gugur karena terlambat pemetikan.
  • Secara racutan/rampasan merupakan pemetikan terhadap semua buah kopi yang masih hijau, biasanya pada pemanenan akhir
sumberhttp://rizalarigayo.wordpress.com/

Monday, April 28, 2014

CARA MEMBUAT ARANG SEKAM



Arang sekam yang biasa digunakan sebagai media substrat dalam budidaya hidroponik ternyata dalam pembuatannya sangat sederhana. Arang sekam biasa digunakan sebagai media hidroponik karena bersifat porus ,ringan, tidak kotor dan mampu menahan air serta unsur hara. Namun banyak orang yang masih kesulitan untuk mendapatkan arang sekam. Bahkan di tempat kami di Purwokerto keberadaan arang sekam sudah sulit ditemukan karena cara pembuatannya yang rumit dan susah.

Pada postingan ini kami akan menjelaskan cara membuat arang sekam untuk kegiatan pertanian dan hidroponik dengan cara yang sederhana. Kami menggunakan plat besi yang digunakan sebagai stater penghantar panas untuk mengalirkan panas yang nantinya akan membuat sekam menjadi arang.

1. Lempengan besi dengan ketebalan 0.5 mm dengan tinggi 1,5 meter dan dibuat tabung dengan diameter 20 cm. Lempengan besi bisa dibuat di tukang las bubut atau yang biasa membuat mesin.



2. Pada bagian 50 cm dari bawah tabung dilubangi dengan diameter 5 mm dengan jarak antar lubang 5 cm.








3. Lalu dengan menggunakan bambu atau kayu yang sudah diberi bensin atau minyak tanah, lakukan pembakaran didalam cerobong tabung.











4. Kemudian disekitar tabung dibubuhkan merang untuk mendapatkan panas dari dalam tabung dan dibiarkan hingga sekam menjadi hitam dan tidak perlu dibolak-balik. Jika membutuhkan merang yang banyak biasanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat hitam merang selama 5 jam. 















Semoga Bermanfaat
Terima Kasih

CARA MEMBUAT ARANG SEKAM



Arang sekam yang biasa digunakan sebagai media substrat dalam budidaya hidroponik ternyata dalam pembuatannya sangat sederhana. Arang sekam biasa digunakan sebagai media hidroponik karena bersifat porus ,ringan, tidak kotor dan mampu menahan air serta unsur hara. Namun banyak orang yang masih kesulitan untuk mendapatkan arang sekam. Bahkan di tempat kami di Purwokerto keberadaan arang sekam sudah sulit ditemukan karena cara pembuatannya yang rumit dan susah.

Pada postingan ini kami akan menjelaskan cara membuat arang sekam untuk kegiatan pertanian dan hidroponik dengan cara yang sederhana. Kami menggunakan plat besi yang digunakan sebagai stater penghantar panas untuk mengalirkan panas yang nantinya akan membuat sekam menjadi arang.

1. Lempengan besi dengan ketebalan 0.5 mm dengan tinggi 1,5 meter dan dibuat tabung dengan diameter 20 cm. Lempengan besi bisa dibuat di tukang las bubut atau yang biasa membuat mesin.



2. Pada bagian 50 cm dari bawah tabung dilubangi dengan diameter 5 mm dengan jarak antar lubang 5 cm.








3. Lalu dengan menggunakan bambu atau kayu yang sudah diberi bensin atau minyak tanah, lakukan pembakaran didalam cerobong tabung.











4. Kemudian disekitar tabung dibubuhkan merang untuk mendapatkan panas dari dalam tabung dan dibiarkan hingga sekam menjadi hitam dan tidak perlu dibolak-balik. Jika membutuhkan merang yang banyak biasanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat hitam merang selama 5 jam. 















Semoga Bermanfaat
Terima Kasih

Wednesday, April 23, 2014

CARA MENGOLAH DAUN PAKIS UNTUK SAYUR

CARA MENGOLAH DAUN PAKIS UNTUK SAYUR
  • Saat berbelanja daun pakis, pilihlah sayur pakis yang masih kuncup, karena sayur pakis yang masih kuncup masih bercitarasa sedikit manis dan enak.
  • Buanglah bagian bawah daun pakis, sekitar 5-6 cm, karena biasanya bagian bawah sedikit keras.
  • Belah batang pakis menjadi dua bagian agar pakis cepat matang saat di masak atau di tumis.
  • Saat akan mengolah pakis, berikan sedikit garam, lalu remas remas dengan lembut, baru di cuci bersih, hal ini di lakukan, karena untuk membunuh bakteri dan menghilangkan aroma lembab pada daun pakis.
  • Jangan menjemur daun pakis, hal ini akan membuat daun pakis semakin alot, cukup masukkan sayur pakis dalam air mendidih, baung airnya, lalu didihkan kembali, lalu angkat.
  • Siakan semua bumbu untuk sayur pakis lalu masak hingga masak dan aromanya merasuk.

Tuesday, April 22, 2014

PANDUAN CARA MEMBUAT TEMPE

PANDUAN CARA MEMBUAT TEMPE

  • Lakukan peyotiran biji kedelai untuk mendapatkan tempe yang bagus, dengan cara tematkan biji kedelai pada tampah, kemudian di tampi
  • Cuci bijikedelai dengan menggunakan air yang mengalir, agar seluruh kototan dapat hilang
  • Masukkan biji kedelai ke dalam panci yang berisi air, lalu rebus selama 30 menit atau mendekati setengah matang
  • Rendam kedelai yang telah di rebus di dalam air selama semalaman, agar menghasikan asam
  • Keesokan harinya, kuas kulit arinya, dengan cara masukkan kedelai ke dalam air, lalu remas remas sembari di kuliti, sampai di dapatkan keping keing kedelai
  • Cuci kembali kepingan kedelai dengan menggunakan air mengalir, atau seperti bila kita hendak menanak nasi
  • Masukakn kepingan kedelai ke dalam dandang, lalu kukus kedelai
  • Setelah matang, angkat kedelai, lalu hamparkan tipis tipis di atas tampah, tunggu hingga kedelai dingin dan airnya menetes habis dan kedelai mengering
  • Tambahakn dengan ragi, untuk 1 kg kedelai, gunakan hanya 1 gram ragi, aduk hingga benar benar rata oleh ragi. Angin anginkan kedelai sebentar
  • Bungkus kedelai yang telah di beri ragi dengan menggunakan daun pisang atau plastik
  • Peram kukusan kedelai, bila menggunakan bungkus plastik, pemeraman di lakukan di atas kajang kajang bambu, yang diletakkan pada rak rak.
  • Bila pembungkus kedelai beria daun, pemeraman di lakukan di dalam keranjang bambu yang di tutui dengan karung goni
  • Sesudah pemeraman selama semalaman, lakukan penusukan dengan menggunakan lidi, agar udara segar dapat masuk ke dalam tempe
  • Peram lagi selama semalaman, keesokan harinya, teme telah siap untuk di masak atau di olah

BERBAGAI JENIS TEPUNG TERIGU


Aneka Jenis Tepung Terigu yang mungkin sangat berguna bagi kita para pemula yang ingin membuat olahan dari tepung, agar dapat memperoleh hasil yang maksimal.


1. Tepung Terigu Protein Rendah

Tepung terigu jenis ini memiliki kadar gluten yang rendah dan memiliki kandungan protein 7,5 - 9 %. Tepung terigu jenis ini biasanya di gunakan untuk membuat kue kering atau cake, gorengan. Namun bila anda ingin membuat roti, donat dan sejenisnya, jangan menggunakan tepung ini, karena sudah pasti akan bantet. Yang termasuk dalam tepung terigu berprotein rendah adalah Roda biru dan Kunci biru.


2. Tepung Terigu Protein Sedang

Kalau yang jenis sedang ini adalah tepung yang serba guna.Hal ini karena protein sedang mengandung kadar protein 8 - 10 % Karena dapat di pakai untuk roti, cake,Pancake, wafel, kue tradisional ( kukus ), aneka pastri dan kue kering. Namun hasilnya tidak akan akan sama jika menggunakan yang semestinya.
Seperti contohnya adalah bila kita membuat roti, si roti akan empuk namun volumenya tidak akan mengembang jika kita menggunakan yang berprotein tinggi. Namun bila kita berniat membuat kue dengan menggunakan tangan, maka hasilnya akan baik. Karena kadar gluten yang ada di dalamya akan membuat ikatan dalam adonan menjadi lebih kuat. Sehingga tidak akan mudah hancur ataupun pecah. Yang termasuk dalam tepung terigu berprotein sedang adalah Segitiga Biru dan gunung Bromo.


3. Tepung Terigu protein Tinggi

Tepung terigu jenis protein tinggi ini mengandung gluten sekitar 12%-14% sehingga memiliki kadar protein yang cukup tinggi. Sehingga gluten bila kena bahan cair akan mengembang dan saling mengikat dengan kuat membentuk adonan yang bersifat liat. Tepung ini sangat baik jika di gunakan untuk membuat roti atau adonan yang menggunakan ragi. Tidak hanya itu saja, tepung terigu jenis ini juga sangat baik untuk membuat mie, risoles, pancake, kulit martabak, donat, brownies. Yang termasuk dalam tepung terigu protein tinggi adalah Cakra Kembar, Kereta Kencana, Cakra Kembar Emas, Tali Emas.

Sunday, April 20, 2014

Cara Pembuatan Pati Jagung (Maizena)


Berikut ini adalah garis besar pembuatan tepung maizena.

  • Pembersihan
Jagung dibersihkan dari debu, kerikil, pasir atau potongan tongkol. Pembersihan dapat dilakukan dengan penyedotan atau penyaringan.
  • Perendaman dan pengupasan
Perendaman bertujuan untuk melunakkan biji jagung, sehingga memudahkan pemisahan kulit dan lembaga tanpa banyak kehilangan pati. Selain itu perendaman dapat mereduksi kegiatan bakteri yang akan memasuki proses penggilingan dan dapat menghilangkan bagian yang larut pada biji. Perendaman dilakukan pada tangki/bak berlapis porselin, atau stainless steel. Suhu perendaman antara 45-50oC untuk menghindarkan terbentuknya alkohol karena proses fermentasi oleh khamir. Pada proses perendaman, air dalam tangki diberi sedikit SO2 0,1-0,5% . Penggunaan SO2 bertujuan untuk membantu pelepasan pati dari endosperm dengan melonggarkan ikatan matriks protein. Lamanya perendaman sekitar 30-40 jam. Setelah perendaman tersebut, jagung menjadi lunak dan selanjutnya kulitnya dapat dikupas dengan mudah (Agustin, Z.K. dkk, 2005).
  • Pemisahan lembaga
Pemisahan lembaga menggunakan alat pemisah lembaga dari butir jagung (germ separator). Alat tersebut bekerja dengan screw conveyor dan pedal yang berputar pada bagian atas tangki. Pedal yang berputar, berfungsi menumpahkan kearah luar dari lembaga dan beberapa serat kulit yang mengapung. Bagian yang berat akan mengendap dan oleh screw conveyor didorong keluar melalui lubang bawah. Butir jagung kasar kemudian dikeringkan untuk membuat maizena, sedangkan lembaganya dibuat minyak jagung.
  • Ekstraksi pati
Ekstraksi pati dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cara kering dan basah. Cara kering dilakukan dengan cara jagung pipilan yang telah dikeringkan digiling hingga menjadi tepung. Tepung jagung direndam dalam larutan NaOH 0,1% untuk menghilangkan protein. Selama perendaman dilakukan pengadukan beberapa kali. Campuran dibiarkan pada suhu ruang sampai patinya mengendap (±3 jam) dan cairannya merupakan larutan protein dalam NaOH. Cairan selanjutnya dipisahkan dari butir-butir pati dan pati dicuci dengan air untuk menghilangkan sisa NaOH dimana protein yang masih melekat. Cara basah, jagung yang sudah dipisahkan dari kulit dan lembaganya langsung digiling sehingga 50dihasilkan bubur jagung. Bubur jagung disaring dengan saringan mesh 80 untuk memisahkan butir-butir pati dari bagian yang masih terlalu kasar. Pati didalam air saringan dibiarkan mengendap seperti pada pembuatan tapioka, atau langsung direndam di dalam larutan NaOH 0,1 % sambil diaduk-aduk dan dibiarkan mengendap. Cairan selanjutnya dipisahkan dari butir-butir pati dan pati dicuci dengan air dari sisa-sisa NaOH dan protein.
  • Pengeringan
Hasil ekstraksi berupa endapan pati yang keras. Endapan tersebut lalu diambil, berupa bongkahan atau gumpalan pati basah, selanjutnya dikeringkan hingga kadar air sekitar 14%.
  • Penggilingan dan pengayakan
Penggilingan dan pengayakan bertujuan untuk menghaluskan bongkahan pati jagung kasar menjadi pati halus. Penggilingan pati dilakukan 2 s/d 4 kali. Alat penggilingan dilengkapi dengan alat pengayakan yang berukuran 80-100 mesh. Alat penggiling dan alat pengayak digerakkan oleh mesin diesel sehingga pati halus akan terpisah dari yang masih kasar, kemudian pati yang masih kasar digiling lagi begitu seterusnya hingga diperoleh maizena halus. Sebelum masuk proses pengayakan, jagung yang telah digiling halus perlu diturunkan suhunya agar memudahkan dalam pengayakan.
  • Pengemasan dan penyimpanan

Cara Pembuatan Pati Jagung (Maizena)


Berikut ini adalah garis besar pembuatan tepung maizena.

  • Pembersihan
Jagung dibersihkan dari debu, kerikil, pasir atau potongan tongkol. Pembersihan dapat dilakukan dengan penyedotan atau penyaringan.
  • Perendaman dan pengupasan
Perendaman bertujuan untuk melunakkan biji jagung, sehingga memudahkan pemisahan kulit dan lembaga tanpa banyak kehilangan pati. Selain itu perendaman dapat mereduksi kegiatan bakteri yang akan memasuki proses penggilingan dan dapat menghilangkan bagian yang larut pada biji. Perendaman dilakukan pada tangki/bak berlapis porselin, atau stainless steel. Suhu perendaman antara 45-50oC untuk menghindarkan terbentuknya alkohol karena proses fermentasi oleh khamir. Pada proses perendaman, air dalam tangki diberi sedikit SO2 0,1-0,5% . Penggunaan SO2 bertujuan untuk membantu pelepasan pati dari endosperm dengan melonggarkan ikatan matriks protein. Lamanya perendaman sekitar 30-40 jam. Setelah perendaman tersebut, jagung menjadi lunak dan selanjutnya kulitnya dapat dikupas dengan mudah (Agustin, Z.K. dkk, 2005).
  • Pemisahan lembaga
Pemisahan lembaga menggunakan alat pemisah lembaga dari butir jagung (germ separator). Alat tersebut bekerja dengan screw conveyor dan pedal yang berputar pada bagian atas tangki. Pedal yang berputar, berfungsi menumpahkan kearah luar dari lembaga dan beberapa serat kulit yang mengapung. Bagian yang berat akan mengendap dan oleh screw conveyor didorong keluar melalui lubang bawah. Butir jagung kasar kemudian dikeringkan untuk membuat maizena, sedangkan lembaganya dibuat minyak jagung.
  • Ekstraksi pati
Ekstraksi pati dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cara kering dan basah. Cara kering dilakukan dengan cara jagung pipilan yang telah dikeringkan digiling hingga menjadi tepung. Tepung jagung direndam dalam larutan NaOH 0,1% untuk menghilangkan protein. Selama perendaman dilakukan pengadukan beberapa kali. Campuran dibiarkan pada suhu ruang sampai patinya mengendap (±3 jam) dan cairannya merupakan larutan protein dalam NaOH. Cairan selanjutnya dipisahkan dari butir-butir pati dan pati dicuci dengan air untuk menghilangkan sisa NaOH dimana protein yang masih melekat. Cara basah, jagung yang sudah dipisahkan dari kulit dan lembaganya langsung digiling sehingga 50dihasilkan bubur jagung. Bubur jagung disaring dengan saringan mesh 80 untuk memisahkan butir-butir pati dari bagian yang masih terlalu kasar. Pati didalam air saringan dibiarkan mengendap seperti pada pembuatan tapioka, atau langsung direndam di dalam larutan NaOH 0,1 % sambil diaduk-aduk dan dibiarkan mengendap. Cairan selanjutnya dipisahkan dari butir-butir pati dan pati dicuci dengan air dari sisa-sisa NaOH dan protein.
  • Pengeringan
Hasil ekstraksi berupa endapan pati yang keras. Endapan tersebut lalu diambil, berupa bongkahan atau gumpalan pati basah, selanjutnya dikeringkan hingga kadar air sekitar 14%.
  • Penggilingan dan pengayakan
Penggilingan dan pengayakan bertujuan untuk menghaluskan bongkahan pati jagung kasar menjadi pati halus. Penggilingan pati dilakukan 2 s/d 4 kali. Alat penggilingan dilengkapi dengan alat pengayakan yang berukuran 80-100 mesh. Alat penggiling dan alat pengayak digerakkan oleh mesin diesel sehingga pati halus akan terpisah dari yang masih kasar, kemudian pati yang masih kasar digiling lagi begitu seterusnya hingga diperoleh maizena halus. Sebelum masuk proses pengayakan, jagung yang telah digiling halus perlu diturunkan suhunya agar memudahkan dalam pengayakan.
  • Pengemasan dan penyimpanan

CARA MEMBUAT SUSU KEDELAI


Susu kedelai sangat nikmat sekali untuk dikonsumsi. Tapi sebelum anda memutuskan untuk mengkonsumsi susu kedelai sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa saja manfaat dari kedelai sehingga dengan mengkonsumsi salah satu olahannya anda dapat mendapatkan manfaat tersebut sehingga mengkonsumsinya pun jadi lebih menyenangkan. Nah jika anda ingin mengetahui manfaat kedelai, anda bisa membaca salah satu artikel saya yaitu manfaat kedelai bagi kesehatan.

Dengan rasanya yang lezat dan segar membuat orang banyak menyukai susu kedelai. Tetapi tidak hanya dari rasanya yang membuat orang menyukai susu kedelai tapi juga kandungan gizinya yang banyak dan tentunya sangat baik bagi kesehatan tubuh kita jika rajin mengkonsumsi susu kedelai tersebut.

Untuk menikmati susu kedelai sebenarnya sangat mudah. Anda tidak perlu repot-repot mencari pedagang susu kedelai karena anda dapat membuat susu kedelai sendiri di rumah dan cara membuat susu kedelainya pun sangat mudah. Hanya saja selama ini kita tidak mengetahuinya sehingga kita menganggap cara membuat susu kedelai itu sangat rumit. Baiklah, untuk membantu anda dalam membuat susu kedelai, ada baiknya anda ikuti langkah-langkah cara membuat susu kedelai berikut ini.



1. Cuci bersih kedelai yang akan anda gunakan untuk membuat susu kedelai dengan bersih air mengalir sampai bersih.

2. Setelah di cuci bersih, rebus lah kedelai kurang lebih selama 15 menit, setelah itu rendamlah dengan air bersih selama 10-12 jam. Hal ini bertujuan untuk melunakkan kedelai dan juga agar mudah melepas kulit ari dari kedelai.

3. Setelah direndam, cuci kembali kedelai dengan air bersih mengalir. Ketika mencuci kedelai, remas-remaslah kedelai agar kulit ari terlepas dari kedelai.

4. Selanjutnya blenderlah kedelai sampai halus sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit.

5. lalu campurlah kedelai yang sudah halus dengan air panas secukupnya dan aduklah sampai rata. Kemudian saringlah dengan kain filter untuk mendapatkan sari dari kedelai.

6. Berikutnya rebuslah susu kedelai setengah jadi hingga mendidih. Hal ini bertujuan untuk mensterilkan susu kedelai dari mikroba-mikroba, bakteri dan juga menghilangkan bau dari kedelai.

7. Selanjutnya kecilkan api dan biarkan susu kedelai di atas api lebih kurang 15 menit sambil terus di aduk dengan tujuan agar susu kedelai bisa tahan lama dan tidak mudah basi selain itu juga agar susu kedelai bisa tercampur dengan baik dan tidak mengendap bila didiamkan.

8. Berikutnya tambahkan gula dan garam sesuai dengan selera anda ke dalam rebusan susu kedelai, tambahkan juga vanili untuk menambah aroma, atau juga bisa ditambahkan bahan-bahan lainnya seperti jahe, pandan dan lain sebagainya sesuai dengan selera anda.

9. Selanjutnya hidangkanlah susu kedelai di tengah keluarga anda tercinta selagi hangat. Atau juga susu kedelai bisa dihidangkan dengan kondisi dingin dan ditambah ES jika cuaca sedang terik.

CARA MEMBUAT SUSU KEDELAI


Susu kedelai sangat nikmat sekali untuk dikonsumsi. Tapi sebelum anda memutuskan untuk mengkonsumsi susu kedelai sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa saja manfaat dari kedelai sehingga dengan mengkonsumsi salah satu olahannya anda dapat mendapatkan manfaat tersebut sehingga mengkonsumsinya pun jadi lebih menyenangkan. Nah jika anda ingin mengetahui manfaat kedelai, anda bisa membaca salah satu artikel saya yaitu manfaat kedelai bagi kesehatan.

Dengan rasanya yang lezat dan segar membuat orang banyak menyukai susu kedelai. Tetapi tidak hanya dari rasanya yang membuat orang menyukai susu kedelai tapi juga kandungan gizinya yang banyak dan tentunya sangat baik bagi kesehatan tubuh kita jika rajin mengkonsumsi susu kedelai tersebut.

Untuk menikmati susu kedelai sebenarnya sangat mudah. Anda tidak perlu repot-repot mencari pedagang susu kedelai karena anda dapat membuat susu kedelai sendiri di rumah dan cara membuat susu kedelainya pun sangat mudah. Hanya saja selama ini kita tidak mengetahuinya sehingga kita menganggap cara membuat susu kedelai itu sangat rumit. Baiklah, untuk membantu anda dalam membuat susu kedelai, ada baiknya anda ikuti langkah-langkah cara membuat susu kedelai berikut ini.



1. Cuci bersih kedelai yang akan anda gunakan untuk membuat susu kedelai dengan bersih air mengalir sampai bersih.

2. Setelah di cuci bersih, rebus lah kedelai kurang lebih selama 15 menit, setelah itu rendamlah dengan air bersih selama 10-12 jam. Hal ini bertujuan untuk melunakkan kedelai dan juga agar mudah melepas kulit ari dari kedelai.

3. Setelah direndam, cuci kembali kedelai dengan air bersih mengalir. Ketika mencuci kedelai, remas-remaslah kedelai agar kulit ari terlepas dari kedelai.

4. Selanjutnya blenderlah kedelai sampai halus sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit.

5. lalu campurlah kedelai yang sudah halus dengan air panas secukupnya dan aduklah sampai rata. Kemudian saringlah dengan kain filter untuk mendapatkan sari dari kedelai.

6. Berikutnya rebuslah susu kedelai setengah jadi hingga mendidih. Hal ini bertujuan untuk mensterilkan susu kedelai dari mikroba-mikroba, bakteri dan juga menghilangkan bau dari kedelai.

7. Selanjutnya kecilkan api dan biarkan susu kedelai di atas api lebih kurang 15 menit sambil terus di aduk dengan tujuan agar susu kedelai bisa tahan lama dan tidak mudah basi selain itu juga agar susu kedelai bisa tercampur dengan baik dan tidak mengendap bila didiamkan.

8. Berikutnya tambahkan gula dan garam sesuai dengan selera anda ke dalam rebusan susu kedelai, tambahkan juga vanili untuk menambah aroma, atau juga bisa ditambahkan bahan-bahan lainnya seperti jahe, pandan dan lain sebagainya sesuai dengan selera anda.

9. Selanjutnya hidangkanlah susu kedelai di tengah keluarga anda tercinta selagi hangat. Atau juga susu kedelai bisa dihidangkan dengan kondisi dingin dan ditambah ES jika cuaca sedang terik.

Saturday, April 19, 2014

CARA MUDAH MEMBUAT TEPUNG JAGUNG

Untuk mengolah jagung menjadi pangan olahan lain sebenarnya ada banyak sekali caranya, di antaranya adalah menjadikan jagung sebagai cemilan jagung manis, dibuat bakwan jagung, perkedel jagung dan sebagainya. Nah tapi untuk kali ini saya khususkan hanya untuk mengolah jagung menjadi tepung jagung.

Tepung jagung sebenarnya sudah tidak asing lagi, tidak seperti tepung biji alpukat, tepung biji durian, tepung biji nangka, tepung biji duriandan tepung biji cempedak yang semuanya membuat saya kaget karena baru pertama kali mendengarnya. 

Saya yakin semua ibu-ibu rumah tangga ingin sekali mengolah jagung menjadi tepung jagung. Namun terkadang hal ini terkendala karena kita tidak mengetahui caranya. Nah untuk membantu semuanya, berikut ini saya mempunyai tutorial cara membuat tepung jagung. Jika anda ingin mengetahuinya silahkan baca langkah-langkah berikut ini.


Cara Membuat Tepung Biji Jagung

1. Pilihlah jagung yang sudah tua.

2. Jemurlah tongkol jagung sampai kering agar mudah melepaskan biji jagung dari tongkolnya.

3. Bila telah kering, lepaskan biji jagung dari tongkolnya.

4. Haluskan menggunakan blender sampai halus atau menjadi tepung.

5. Ayaklah menggunakan penyaring untuk memisahkan tepung yang halus dan yang masih kasar.

6. Blender kembali tepung yang masih kasar agar semua tepung yang kita dapat bertekstur halus.

7. Jemur kembali tepung yang telah kita peroleh jika dirasa masih lembab.

8. Tepung siap digunakan untuk menjadi olahan lain

Tuesday, April 15, 2014

CARA MEMBUAT TEPUNG PISANG

Pembuatan tepung pisang merupakan satu alternatif pengolahan buah pisang menjadi suatu produk yang relatif awet. Caranya mudah dan sederhana hingga bisa dilakukan sebagai usaha rumah tangga.

Pisang merupakan komoditas yang memiliki sifat mudah sekali rusak (busuk) dan tidak tahan disimpan lama, serta melimpah ketersediaannya. Oleh karena itu, buah pisang banyak juga yang terbuang begitu saja karena busuk atau tidak terkonsumsi.

Hal ini terutama disebabkan oleh kurangnya tindakan pengawetan dan pengolahan, serta tidak lancarnya sarana pengangkutan dari daerah penghasil (produsen) ke daerah pemasaran (konsumen). Penyimpanan dingin serta penyimpanan pada suhu dan tekanan rendah bisa saja dilakukan, tetapi membutuhkan biaya yang relatif mahal.

Salah satu alternatif pengawetan yang bisa dilakukan dengan mudah, sederhana, dan biaya yang relatif mudah adalah mengolah buah pisang menjadi tepung. Berikut ini langkah-langkah proses pembuatannya.

Menyiapkan Bahan

Bahan yang baik untuk dibuat tepung adalah pisang yang dipanen pada saat mencapai kematangan tertentu (tiga perempat matang), kira-kira 80 hari setelah munculnya bunga. Pada kondisi seperti itu kandungan patinya mencapai tingkat maksimum, dan rasanya tidak pahit maupun sepat karena kandungan taninnya sudah berkurang.

Pisang yang akan dibuat tepung biasanya jenis pisang yang lebih disukai kalau diolah terlebih dulu sebelum dinikmati karena kurang enak dimakan dalam bentuk segar. Diantaranya pisang kepok, pisang siam, pisang tanduk, pisang nangka, dan jenis pisang keras lainnya.

Dikukus Dulu

Pisang yang sudah disiapkan itu dikusus (dipanaskan) hingga kulitnya layu, selama kurang lebih 15 menit. Dengan begitu, kulitnya akan mudah dikupas dan tidak bergetah lagi, sehingga nantinya akan diperoleh tepung pisang yang bermutu baik.

Pengupasan dan Pengirisan

Pisang yang telah dikukus itu didinginkan terlebih dahulu baru kemudian dikupas kulitnya. Daging buah pisang yang sudah terpisah dari kulitnya diiris menyerong (miring) tipis saja, kurang lebih setebal ½ cm hingga mirip keripik. Pengirisan itu dimaksudkan untuk mempercepat pengeringan.

Pengirisan sebaiknya menggunakan pisau yang tajam dan bersih supaya diperoleh tepung yang bersih dari noda berwarna biru. Untuk membuat irisan pisang itu bisa juga memakai mesin pengiris yang dirancang khusus yang memiliki ukuran irisan yang bisa diset menurut keperluan.

Direndam Dalam Larutan Bisulfit

Sebelum dikeringkan, irisan-irisan buah pisang tadi direndam dulu dalam larutan natrium bisulfit 1.000 ppm selama kira-kira 5 menit. Gunanya untuk mencegah timbulnya warna cokelat atau kuning kecokelatan pada irisan buah pisang.

Sunday, April 13, 2014

PANDUAN MENYEMPROT PESTISIDA

Agar penyemprotan pestisida bisa efektif, perlu memilih nozzle akat penyemprot yang sesuai. Kapan kita boleh menyemprot, dan apapula gunanya zat perata-perekat ?

Menyemprotkan pestisida (insektisida, fungisida, herbisida) tidaklah semudah menyemprotkan pupuk daun. Pada penyemprotan pupuk daun, kita Cuma berusaha membasahi permukaan daun tanaman dengan larutan pupuk, agar nantinya masuk ke dalam jaringan daun melalui stomata (mulut daun). Pada penyemprotan pestisida, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sebelum menyemprot dilakukan. Antara lain yang berhubungan dengan nozzle (muara pancar larutan pada sprayer), sifat pestisida yang mau disemprotkan, waktu penyemprotan, dan perlu tidaknya menambahkan bahan perata-perekat pestisida. Berikut ini disajikan penjelasan yang dihimpun dari berbagai perusahaan pestisida, yang berlaku bagi insektisida dan fungisida.

1. Memilih Nozzle yang Sesuai

Nozzle untuk menyemprotkan insektisida dan fungisida harus dipilih yang mampu menghasilkan pancaran menyebar seperti kerucut. Ini supaya daerah liputan pestisida bisa luas dan merata. Jenis nozzle yang mampu berbuat demikian disebut cone nozzle. Ini berbeda dengan polijet nozzle, yang pancarannya berbentuk kipas, untuk menyemprotkan herbisida.

Sprayer yang tangkinya terbuat dari logam, hanya dapat dipakai untuk menyemprotkan insektisida atau fungisida, tidak untuk herbisida (sebab herbisida bisa merusak logam). Oleh karena itu sprayer ini hanya bisa dipasangi cone nozzlesaja. Tetapi sprayer yang tangkinya terbuat dari plastik, selain bisa digunakan untuk menyemprotkan insektisida dan fungisida, juga bisa dipakai untuk menyemprotkan herbisida (herbisida tidak akan merusak plastik). Karena itu ia bisa dipasangi baik cone nozzle, maupun polijet nozzle. Kalau yang anda miliki itu sprayer jenis ini, maka sebelum dipergunakan menyemprotkan insektisida atau fungisida, mesti dicoba dulu untuk dilihat bentuk pancaran semprotannozzle-nya. Berbentuk kipas ataukah kerucut? Kemudian diganti dengan cone nozzle kalau bentuk semprotannya menyerupai kipas.

Jenis sprayer tangan yang biasa dipakai menyemprot tanaman kecil, dan Tree sprayer untuk menyemprot pohon pohon tinggi, umumnya juga mempunyai nozzle yang hasil semprotannya menyerupai kerucut. Kedua jenis sprayer itu bisa untuk menyemprotkan insektisida atau fungisida.

Nozzle yang dipakai juga harus bisa memancarkan larutan dengan butiran-butiran yang halus, agar pestisida bisa tersebar pada permukaan daun tanaman, tidak menempel dalam bentuk gelembung besar yang jarang. Butiran halus hasil semprotan bisa didapat kalau nozzle yang dipakai masih bagus, tidak tersumbat, atau menjadi besar lubangnya karena ditusuk-tusuk. Nozzle yang sudah usang harus diganti dengan yang baru.

2. Sifat Pestisida

Pestisida mana yang mau disemprotkan, mesti disesuaikan dengan tujuannya. Kalau tujuannya untuk pencegahan, sebaiknya digunakan pestisida sistemik yang karena diserap dan diedarkan ke seluruh bagian tanaman lalu bisa agak tahan lama ampuhnya. Sebaliknya kalau ingin segera menumpas serangga yang sedang mengganas, maka akan lebih efektif kalau yang disemprotkan itu pestisida kontak, yang mampu membunuh secara langsung, begitu ia mengenai serangga.

3. Waktu Penyemprotan

Waktu penyemprotan yang baik adalah pada pagi atau sore hari kalau tidak ada angin kencang yang sedang berhembus, dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Jadi tidak akan banyak pestisida yang hilang karena hembusan angin atau guyuran air hujan.

Penyemprotan juga tidak boleh dilakukan sehabis hujan turun. Soalnya, sehabis hujan permukaan daun biasanya masih basah dan licin, hingga butiran pestisida yang disemprotkan sukar melekat pada daun.

4. Bahan Perata-Perekat Pestisida

Kalau penyemprotan dilakukan pada musim hujan atau kalau permukaan daun tanaman yang akan disemprot itu berlapis lilin, atau banyak ditumbuhi bulu-bulu halus, maka pestisida perlu dibubuhi bahan perata-perekat, yang akan bertugas memperkokoh daya rekat pestisida pada daun. Bahan perata-perekat itu misalnya : Citowet, Sandovit, Tenac Sticker,Agral 900 dan Triton CS-7. Cara memakainya cukup dengan menambahkan bahan perata-perekat tersebut pada larutan pestisida yang akan disemprotkan, dosisnya bisa dilihat pada petunjuk pemakaian masing-masing bahan perata-perekat

PANDUAN MENYEMPROT PESTISIDA

Agar penyemprotan pestisida bisa efektif, perlu memilih nozzle akat penyemprot yang sesuai. Kapan kita boleh menyemprot, dan apapula gunanya zat perata-perekat ?

Menyemprotkan pestisida (insektisida, fungisida, herbisida) tidaklah semudah menyemprotkan pupuk daun. Pada penyemprotan pupuk daun, kita Cuma berusaha membasahi permukaan daun tanaman dengan larutan pupuk, agar nantinya masuk ke dalam jaringan daun melalui stomata (mulut daun). Pada penyemprotan pestisida, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sebelum menyemprot dilakukan. Antara lain yang berhubungan dengan nozzle (muara pancar larutan pada sprayer), sifat pestisida yang mau disemprotkan, waktu penyemprotan, dan perlu tidaknya menambahkan bahan perata-perekat pestisida. Berikut ini disajikan penjelasan yang dihimpun dari berbagai perusahaan pestisida, yang berlaku bagi insektisida dan fungisida.

1. Memilih Nozzle yang Sesuai

Nozzle untuk menyemprotkan insektisida dan fungisida harus dipilih yang mampu menghasilkan pancaran menyebar seperti kerucut. Ini supaya daerah liputan pestisida bisa luas dan merata. Jenis nozzle yang mampu berbuat demikian disebut cone nozzle. Ini berbeda dengan polijet nozzle, yang pancarannya berbentuk kipas, untuk menyemprotkan herbisida.

Sprayer yang tangkinya terbuat dari logam, hanya dapat dipakai untuk menyemprotkan insektisida atau fungisida, tidak untuk herbisida (sebab herbisida bisa merusak logam). Oleh karena itu sprayer ini hanya bisa dipasangi cone nozzlesaja. Tetapi sprayer yang tangkinya terbuat dari plastik, selain bisa digunakan untuk menyemprotkan insektisida dan fungisida, juga bisa dipakai untuk menyemprotkan herbisida (herbisida tidak akan merusak plastik). Karena itu ia bisa dipasangi baik cone nozzle, maupun polijet nozzle. Kalau yang anda miliki itu sprayer jenis ini, maka sebelum dipergunakan menyemprotkan insektisida atau fungisida, mesti dicoba dulu untuk dilihat bentuk pancaran semprotannozzle-nya. Berbentuk kipas ataukah kerucut? Kemudian diganti dengan cone nozzle kalau bentuk semprotannya menyerupai kipas.

Jenis sprayer tangan yang biasa dipakai menyemprot tanaman kecil, dan Tree sprayer untuk menyemprot pohon pohon tinggi, umumnya juga mempunyai nozzle yang hasil semprotannya menyerupai kerucut. Kedua jenis sprayer itu bisa untuk menyemprotkan insektisida atau fungisida.

Nozzle yang dipakai juga harus bisa memancarkan larutan dengan butiran-butiran yang halus, agar pestisida bisa tersebar pada permukaan daun tanaman, tidak menempel dalam bentuk gelembung besar yang jarang. Butiran halus hasil semprotan bisa didapat kalau nozzle yang dipakai masih bagus, tidak tersumbat, atau menjadi besar lubangnya karena ditusuk-tusuk. Nozzle yang sudah usang harus diganti dengan yang baru.

2. Sifat Pestisida

Pestisida mana yang mau disemprotkan, mesti disesuaikan dengan tujuannya. Kalau tujuannya untuk pencegahan, sebaiknya digunakan pestisida sistemik yang karena diserap dan diedarkan ke seluruh bagian tanaman lalu bisa agak tahan lama ampuhnya. Sebaliknya kalau ingin segera menumpas serangga yang sedang mengganas, maka akan lebih efektif kalau yang disemprotkan itu pestisida kontak, yang mampu membunuh secara langsung, begitu ia mengenai serangga.

3. Waktu Penyemprotan

Waktu penyemprotan yang baik adalah pada pagi atau sore hari kalau tidak ada angin kencang yang sedang berhembus, dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Jadi tidak akan banyak pestisida yang hilang karena hembusan angin atau guyuran air hujan.

Penyemprotan juga tidak boleh dilakukan sehabis hujan turun. Soalnya, sehabis hujan permukaan daun biasanya masih basah dan licin, hingga butiran pestisida yang disemprotkan sukar melekat pada daun.

4. Bahan Perata-Perekat Pestisida

Kalau penyemprotan dilakukan pada musim hujan atau kalau permukaan daun tanaman yang akan disemprot itu berlapis lilin, atau banyak ditumbuhi bulu-bulu halus, maka pestisida perlu dibubuhi bahan perata-perekat, yang akan bertugas memperkokoh daya rekat pestisida pada daun. Bahan perata-perekat itu misalnya : Citowet, Sandovit, Tenac Sticker,Agral 900 dan Triton CS-7. Cara memakainya cukup dengan menambahkan bahan perata-perekat tersebut pada larutan pestisida yang akan disemprotkan, dosisnya bisa dilihat pada petunjuk pemakaian masing-masing bahan perata-perekat

Tuesday, October 22, 2013

Tips Bagaimana Mengusir Kecoa dari rumah

Tips Bagaimana Mengusir Kecoa dari rumah
Kecoa menjadi masalah baru pada rumah apalagi jika banyak dan sering masuk ketempat-tempat makanan . Sebab kecoa bisa menimbulkan penyakit jika hinggap dimakanan.

Dipasaran banyak tersedia pembasmi kecoa kimia yang dijual bebas namun ternyata ada cara alami untuk membasi kecoa .

  • Campurkan baking soda dengan gula pasir dengan ukuran yang sama .sekitar 1 sendok makan atau secukupnya saja .
  • Gunakan wadah kecil ( tutup siru atau aqua botol ) untuk tempat gula dan baking soda yang dicampur
  • Tempatkan wadah yang berisi gula dan baking soda di sekitar tempat persembunyian kecoa seperti di bawah wastafel dapur.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan .
  • Trok wadah kecil yang diisi air di dekat setiap wadah campuran baking soda dan gula.
  • Jangan lupa mengontrolnya jika habis maka isi lagi dengan yang baru . lalu lihat hasilnya setelah beberapa hari apa jumlah kecoa berkurang atau masih tetap seperti biasa .pembasmi kecoa

Adapun cara kerja kedua bahan tadi adalah seperti ini . Gula diperuntukkan untuk menarik perhatian kecoa yang lantas memakan campuran gula dan baking soda.

Setelah itu kecoa akan haus dan minum dari wadah kecil yang anda diletakkan di samping campuran gula dan baking soda.

Nah . Kombinasi air dan baking soda akan menciptakan gas di perut kecoa dan mengakibatkan perut mereka meledak dan mengakibatkan kecoa mati .
Munkin anda bertanya kemana setelah mati ? Kecoa merupakan selah satu hewan kanibal . maka dimungkinkan kamu tidak melihat bangkai kecoa karena telah dimangsa oleh kecoa lainnya

Thursday, August 22, 2013

PENYUBUR TANAMAN ALTERNATIF UNTUK TANAMAN POT


Tanaman, terutama yang ditanam di dalam pot, untuk membantu pertumbuhannya harus diberi pupuk secara teratur. Hal ini disebabkan tanaman di dalam pot tidak bisa mencari makanannya sendiri karena terbatasi oleh pot. Untuk memberikan pupuk pada tanaman pot, bisa dengan membeli bermacam-macam pupuk yang dijual di toko pertanian atau bisa juga dengan bahan murah meriah yang ada di dapur anda, seperti berikut ini:

  • Agar-agar. Agar-agar dapat menyuburkan tanaman terutama tanaman hijau. Cara pembuatan adalah dengan mencampur 1-2 sendok makan agar-agar bubuk yang dilarutkan dalam segelas air panas. Setelah agar-agar larut, campur larutan agar-agar ini ke dalam 3 gelas air dan aduk rata. Setelah larutan diaduk rata, siramkan ke akar tanaman anda.
  • Abu dari kayu bakar. Bila Anda memiliki ranting-ranting kering atau sampah kayu lainnya, bisa memanfaatkan abu dari hasil pembakaran kayu tersebut untuk menyuburkan tanaman Anda terutama tanaman mawar.
  • Vetsin atau bubuk penyedap makanan. Taburkan vetsin atau bubuk penyedap makanan ini di sekitar akar tanaman kemudian siram. Atau bisa juga dengan cara melarutkan vetsin dengan air terlebih dahulu, baru kemudian disiramkan ke dekat akar tanaman.
  • Kulit bawang. Kupasan kulit bawang merah, bawang putih atau bawang bombay direndam dalam air semalaman. Esok harinya air rendaman berikut kulit bawangnya dapat disiramkan ke tanaman.
  • Ampas teh. Bila Anda meminum teh secara teratur, jangan langsung buang ampas tehnya. Rendam ampas teh dengan air semalaman dan esok harinya rendaman teh dapat disiramkan ke tanaman pot Anda.
  • Kulit telur. Kulit telur ditumbuk halus beserta dengan arang. Kulit telur yang telah ditumbuk dan dicampur dengan arang ini dapat langsung ditaburkan ke dekat akar lalu disiram agar larut ke dalam tanah. Selain kulit telur, air bekas rebusan telur pun dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Siramkan air bekas rebusan telur yang sudah didinginkan ke akar tanaman.
  • Kulit Pisang. Simpanlah selama beberapa hari hingga kulit pisang berwarna kecoklatan dan tampak kering. Tumbuk kulit pisang hingga lembut, lalu taburkan tiap pagi dan sore pada tanaman.
  • Sisa obat-obatan. Obat-obatan yang berbentuk tablet yang sudah tidak dimakan atau kadaluarsa ditumbuk hingga halus. Untuk yang berbentuk kapsul, hanya diambil isinya saja. Obat-obatan yang sudah ditumbuk halus ini dapat langsung ditaburkan pada tanaman Anda dan disiram agar larut.Jangan lupa bahwa untuk hasil yang optimal, tanaman dalam pot harus dipupuk secara teratur. Lakukan prosedur pemupukan minimal seminggu sekali untuk melihat hasil yang memuaskan.

PENYUBUR TANAMAN ALTERNATIF UNTUK TANAMAN POT


Tanaman, terutama yang ditanam di dalam pot, untuk membantu pertumbuhannya harus diberi pupuk secara teratur. Hal ini disebabkan tanaman di dalam pot tidak bisa mencari makanannya sendiri karena terbatasi oleh pot. Untuk memberikan pupuk pada tanaman pot, bisa dengan membeli bermacam-macam pupuk yang dijual di toko pertanian atau bisa juga dengan bahan murah meriah yang ada di dapur anda, seperti berikut ini:

  • Agar-agar. Agar-agar dapat menyuburkan tanaman terutama tanaman hijau. Cara pembuatan adalah dengan mencampur 1-2 sendok makan agar-agar bubuk yang dilarutkan dalam segelas air panas. Setelah agar-agar larut, campur larutan agar-agar ini ke dalam 3 gelas air dan aduk rata. Setelah larutan diaduk rata, siramkan ke akar tanaman anda.
  • Abu dari kayu bakar. Bila Anda memiliki ranting-ranting kering atau sampah kayu lainnya, bisa memanfaatkan abu dari hasil pembakaran kayu tersebut untuk menyuburkan tanaman Anda terutama tanaman mawar.
  • Vetsin atau bubuk penyedap makanan. Taburkan vetsin atau bubuk penyedap makanan ini di sekitar akar tanaman kemudian siram. Atau bisa juga dengan cara melarutkan vetsin dengan air terlebih dahulu, baru kemudian disiramkan ke dekat akar tanaman.
  • Kulit bawang. Kupasan kulit bawang merah, bawang putih atau bawang bombay direndam dalam air semalaman. Esok harinya air rendaman berikut kulit bawangnya dapat disiramkan ke tanaman.
  • Ampas teh. Bila Anda meminum teh secara teratur, jangan langsung buang ampas tehnya. Rendam ampas teh dengan air semalaman dan esok harinya rendaman teh dapat disiramkan ke tanaman pot Anda.
  • Kulit telur. Kulit telur ditumbuk halus beserta dengan arang. Kulit telur yang telah ditumbuk dan dicampur dengan arang ini dapat langsung ditaburkan ke dekat akar lalu disiram agar larut ke dalam tanah. Selain kulit telur, air bekas rebusan telur pun dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Siramkan air bekas rebusan telur yang sudah didinginkan ke akar tanaman.
  • Kulit Pisang. Simpanlah selama beberapa hari hingga kulit pisang berwarna kecoklatan dan tampak kering. Tumbuk kulit pisang hingga lembut, lalu taburkan tiap pagi dan sore pada tanaman.
  • Sisa obat-obatan. Obat-obatan yang berbentuk tablet yang sudah tidak dimakan atau kadaluarsa ditumbuk hingga halus. Untuk yang berbentuk kapsul, hanya diambil isinya saja. Obat-obatan yang sudah ditumbuk halus ini dapat langsung ditaburkan pada tanaman Anda dan disiram agar larut.Jangan lupa bahwa untuk hasil yang optimal, tanaman dalam pot harus dipupuk secara teratur. Lakukan prosedur pemupukan minimal seminggu sekali untuk melihat hasil yang memuaskan.
 
Copyright 2010 dunia burung kicau. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman