Showing posts with label Tanaman Buah. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Buah. Show all posts

Friday, May 16, 2014

BERBAGAI MANFAAT JAMBU KLUTUK ATAU JAMBU BIJI

BERBAGAI MANFAAT 


Jambu biji atau juga di sebut dengan jambu klutuk merupakan buah yangkaya akan vitamin C, vitamin C dalam buah jambu biji dapat bermanfaat untuk membantu menyembuhkan beberapa penyakit seperti menurunkan kolesterol, mengobati sariawan, mengobati diabetes, sakit maag dan juga perut kembung dengan cara mengkonsumsi buah secara teratur.


Selain kaya akan vitamin C, jambu biji juga mempunyai kandungan tanin yang dapat berfungsimelancarkan sistem pencernaan dan juga melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh, sehingga proses metabolisme dalam tubuh akan menjadi lancar dan kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik. Selain buahnya, daun jambu biji pun mempunyai manfaat yang baik.


Daun jambu biji dapat mengurangi kontraksi pada usus sehingga dapat menghentikan penyakitdiare, selain itu bagi para perempuan, daun jambu biji juga mampu membantu mengatasi masalah keputihan.


caranya : Rebus 2 genggam daun jambu biji muda yang sudah di cuci bersih dan 7 helai daun sirih dengan segelas air putih hingga mendidih. Setelah dingin , saring dan minum 2 kali sehari.

BERBAGAI MANFAAT JAMBU KLUTUK ATAU JAMBU BIJI

BERBAGAI MANFAAT 


Jambu biji atau juga di sebut dengan jambu klutuk merupakan buah yangkaya akan vitamin C, vitamin C dalam buah jambu biji dapat bermanfaat untuk membantu menyembuhkan beberapa penyakit seperti menurunkan kolesterol, mengobati sariawan, mengobati diabetes, sakit maag dan juga perut kembung dengan cara mengkonsumsi buah secara teratur.


Selain kaya akan vitamin C, jambu biji juga mempunyai kandungan tanin yang dapat berfungsimelancarkan sistem pencernaan dan juga melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh, sehingga proses metabolisme dalam tubuh akan menjadi lancar dan kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik. Selain buahnya, daun jambu biji pun mempunyai manfaat yang baik.


Daun jambu biji dapat mengurangi kontraksi pada usus sehingga dapat menghentikan penyakitdiare, selain itu bagi para perempuan, daun jambu biji juga mampu membantu mengatasi masalah keputihan.


caranya : Rebus 2 genggam daun jambu biji muda yang sudah di cuci bersih dan 7 helai daun sirih dengan segelas air putih hingga mendidih. Setelah dingin , saring dan minum 2 kali sehari.

MANFAAT BUAH SAWO UNTUK KESEHATAN

MANFAAT
BUAH SAWO UNTUK KESEHATAN

Ada beberapa jenis buah sawo, mulai dari sawo betawi, sawo kulon , sawo maja dll.

Buah sawo mempunyai beberapa kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, mulai dari energi, protein, karbohidrat,

mineral, kalsium, fosfor, zat besi, retinol dan asam askorbat. buah sawo juga mempunyai kandungan serat yang cukup tinggi, yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Sehingga masalah diare ataupun sembelit bisa di atasi dengan buah sawo ini.

Buah sawo juga mampu membantu meningkatkan pembentukan sel darah merah, karena dalam buah sawo terkandung asam folat yang juga dapat mencegah terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Resep tradisional Alami dari Buah Sawo

Mengatasi Radang Mulut Caranya : Cincang satu mangkok daun sawo, kemudian rebus dengan 2 gelas air selama sekitar 10 menit. Selagi hangat saring dan gunakan untuk berkumur.

Mengobati Disentri Caranya : Kunyah halus dengan garam secukupnya 8 buah sawo muda, telan sedikit demi sedikit sambil minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Mengatasi Diare Caranya : Parut 1 buah sawo muda, kemudian peras dan ambil airnya. Selanjutnya minum air perasan tersebut 2 kali sehari.

MANFAAT BUAH SAWO UNTUK KESEHATAN

MANFAAT
BUAH SAWO UNTUK KESEHATAN

Ada beberapa jenis buah sawo, mulai dari sawo betawi, sawo kulon , sawo maja dll.

Buah sawo mempunyai beberapa kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, mulai dari energi, protein, karbohidrat,

mineral, kalsium, fosfor, zat besi, retinol dan asam askorbat. buah sawo juga mempunyai kandungan serat yang cukup tinggi, yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Sehingga masalah diare ataupun sembelit bisa di atasi dengan buah sawo ini.

Buah sawo juga mampu membantu meningkatkan pembentukan sel darah merah, karena dalam buah sawo terkandung asam folat yang juga dapat mencegah terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Resep tradisional Alami dari Buah Sawo

Mengatasi Radang Mulut Caranya : Cincang satu mangkok daun sawo, kemudian rebus dengan 2 gelas air selama sekitar 10 menit. Selagi hangat saring dan gunakan untuk berkumur.

Mengobati Disentri Caranya : Kunyah halus dengan garam secukupnya 8 buah sawo muda, telan sedikit demi sedikit sambil minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Mengatasi Diare Caranya : Parut 1 buah sawo muda, kemudian peras dan ambil airnya. Selanjutnya minum air perasan tersebut 2 kali sehari.

Tuesday, February 11, 2014

JENIS DURIAN DI INDONESIA


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki varian durian terbanyak di dunia. Varian durian Di Indonesia dapat mencapai ratusan, dari durian yang memiliki rasa enak hingga durian yang memiliki rasa tidak enak. Indonesia seharusnya dapat menciptakan jenis durian unggulan sendiri, tidak hanya mengembangkan bibit durian dari luar negeri. Sehingga Indonesia dapat dibuat komoditas durian unggulan yang dapat bersaing di dunia.

Buah durian merupakan buah berkulit duri namun memiliki rasa yang sangat enak dan legit. Buah ini memiliki aroma yang sangat khas dan menyengat. Buah legit ini banyak sekali jenisnya, di Indonesia saja terdapat bermacam-macam durian seperti durian sukun, durian merah, durian matahari, durian otong, durian kuning emas, dan lain-lain. Sedangkan durian monthong bukanlah durian asli Indonesia.

Ada banyak sekali durian yang dibudidayakan di Indonesia diantaranya :
  • Durian petruk. Merupakan durian dari Jepara yang merupakan salah satu durian terlezat di Indonesia. Durian ini memiliki isi yang kecil dan daging buah yang berwarna putih.
  • Durian monthong. Durian monthong merupakan salah satu durian yang paling terkenal di kalangan masyarakat. Durian yang berasal dari Thailand ini banyak disukai orang. Durian ini memiliki rasa yang sangat enak sehingga banyak dicari. Warna daging buahnya ada yang putih dan ada pula yang kuning. Namun durian ini lebih mudah terserang penyakit Phytophthora sp. Bila dibanding dengan durian lainnya.
  • Durian kuning emas. Durian ini memiliki rasa yang khas,legit dan manis. Durian ini tidak seperti durian lainnya, karena durian ini tidak meninggalkan bau setelah dimakan. Kalau durian lain tentunya akan meninggalkan bau khas durian.
  • Durian merah. Merupakan durian yang memiliki daging buah yang berbeda dari yang lainnya. Durian ini memiliki daging buah yang merah. Rasanya pun tidak kalah lezatnya bila dibandingkan dengan durian yang lain.

JENIS DURIAN DI INDONESIA


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki varian durian terbanyak di dunia. Varian durian Di Indonesia dapat mencapai ratusan, dari durian yang memiliki rasa enak hingga durian yang memiliki rasa tidak enak. Indonesia seharusnya dapat menciptakan jenis durian unggulan sendiri, tidak hanya mengembangkan bibit durian dari luar negeri. Sehingga Indonesia dapat dibuat komoditas durian unggulan yang dapat bersaing di dunia.

Buah durian merupakan buah berkulit duri namun memiliki rasa yang sangat enak dan legit. Buah ini memiliki aroma yang sangat khas dan menyengat. Buah legit ini banyak sekali jenisnya, di Indonesia saja terdapat bermacam-macam durian seperti durian sukun, durian merah, durian matahari, durian otong, durian kuning emas, dan lain-lain. Sedangkan durian monthong bukanlah durian asli Indonesia.

Ada banyak sekali durian yang dibudidayakan di Indonesia diantaranya :
  • Durian petruk. Merupakan durian dari Jepara yang merupakan salah satu durian terlezat di Indonesia. Durian ini memiliki isi yang kecil dan daging buah yang berwarna putih.
  • Durian monthong. Durian monthong merupakan salah satu durian yang paling terkenal di kalangan masyarakat. Durian yang berasal dari Thailand ini banyak disukai orang. Durian ini memiliki rasa yang sangat enak sehingga banyak dicari. Warna daging buahnya ada yang putih dan ada pula yang kuning. Namun durian ini lebih mudah terserang penyakit Phytophthora sp. Bila dibanding dengan durian lainnya.
  • Durian kuning emas. Durian ini memiliki rasa yang khas,legit dan manis. Durian ini tidak seperti durian lainnya, karena durian ini tidak meninggalkan bau setelah dimakan. Kalau durian lain tentunya akan meninggalkan bau khas durian.
  • Durian merah. Merupakan durian yang memiliki daging buah yang berbeda dari yang lainnya. Durian ini memiliki daging buah yang merah. Rasanya pun tidak kalah lezatnya bila dibandingkan dengan durian yang lain.

INFO MENANAM SAWO CIKU JUMBO


Buah sawo adalah sejenis buah yang bulat, jika buah sawo matang warnanya tetap coklat, namun daging buah sawo lebih lunak. Buah sawo matang mengandung air dalam kadar yang tinggi dengan rasa yang manis dan segar. Sawo yang berwarna coklat adalah sawo yang biasa dan banyak ditemukan. Ternyata selain sawo biasa juga ada jenis sawo yang bernama ciku jumbo.

Sawo ciku jumbo dapat tumbuh di semua wilayah Indonesia. Sawo ini memiliki pohon yang tidak jauh berbeda dengan sawo biasa. Namun daunnya berwarna hijau keemasan. Buah sawo ciku jumbo yang muda berbentuk bulat bola, bukan lonjong seperti sawo biasa. Di waktu masih muda, buah sawo ciku jumbo berwarna hijau. Ketika buah sawo matang, warnanya akan berubah menjadi ungu.

Selain itu, struktur buah sawo ciku jumbo ini agak sedikit berbeda dengan sawo biasa. Buah sawo ciku jumbo isinya lebih berserat dan di tampuknya terdapat getah yang rasanya agak pahit. Kulit sawo ciku jumbo juga lebih tebal jika dibandingkan dengan sawo biasa. Namun, bagi Anda yang senang dengan sensasi aneka buah, sawo ciku jumbo adalah salah satu pilihan tepat. Apalagi dengan lapisan manis legit yang terdapat di sekitar biji sawo ini yang dapat membuat Anda ketagihan.

Jika Anda tertarik untuk menanam buah sawo ciku jumbo caranya sangat gampang. Cara pertama adalah dengan menggunakan cara tradisional. Anda tinggal menanam biji sawo ciku jumbo di tanah, dan tunggulah dewasa sehingga Anda dapat memanen buah yang legit ini. Namun, cara yang seperti ini tentu membutuhkan waktu lama.

Sebagai alternatif, Anda bisa membeli bibit sawo ciku jumbo yang telah dicangkok. Anda dapat memperolehnya di toko tanaman di kota Anda. Harga yang ditawarkan juga tidak terlalu maahal. Biasanya berkisar dari Rp50.000,00 hingga Rp150.000,00 (tergantung pada kualitas buah sawo itu sendiri). Dengan membeli tanaman cangkok, Anda bisa lebih cepat memanen buah sawo anda.

Budidaya Kurma Phoenix Dactylifera di Indonesia




Pohon kurma adalah tanaman khas gurun pasir yang sangat kokoh dan memiliki daun yang indah. Pohon kurma yang bernama latin Phoenix Dactylifera, merupakan salah satu dari rumpun phoenix (keluarga palmae). Sebagian besar rumpun phoenix hanya digunakan sebagai tanaman hias saja, namun hanya pohon kurma (phoenix dactylifera ) saja yang dibudidayakan karena buah kurma memiliki nilai ekonomis yang tinggi.


Selain itu, buah kurma juga memiliki kandungan gizi yang nyaris lengkap dengan kadar seimbang yang bermanfaat bagi tubuh. Manfaat kurma sangat besar, karena buah kurma mengandung zat–zat penting bagi tubuh kita, diantaranya glukosa, fruktosa, kalsium, mineral, zat besi, niasin, vitamin dan berbagai zat penting lainnya.

Besarnya manfaat kurma membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya, termasuk orang-orang di Indonesia. Budidaya buah kurma telah banyak dilakukan di Indonesia. Iklim tropis, suhu udara dan tanah yang lembab di Indonesia, sangat mendukung pembudidayaan pohon kurma. Saat ini kurma juga mulai dibudidayakan di Bandung. Suhu udara di Bandung yang relatif stabil sangat mendukung tumbuh kembangnya pohon kurma.

Selain itu, tanah di Bandung memiliki unsur hara yang tinggi. Budidaya kurma di Bandung telah dimulai sekitar tahun 2008. Petani kurma di Bandung mengatakan bahwa buah kurma yang dihasilkan dari budidaya di Bandung memiliki kualitas yang baik. Buah yang dihasilkan dari budidaya tersebut memiliki rasa yang manis. Selain itu, buah kurma Bandung lebih tahan lama dan tidak mudah membusuk.

Petani di Bandung mendatangkan bibit kurma dari Malaysia. Bibit kurma yang ditanam merupakan bibit kurma hibrida yang berasal dari varietas unggul. Penanaman bibit kurma hibrida dilakukan pada bulan Januari. Penanaman bibit kurma hibrida merupakan hal yang mudah. Penanaman dilakukan dengan cara memasukkan bibit kurma hibrida ke dalam lubang-lubang tanah yang telah disediakan. Lubang-lubang tersebut kemudian diratakan dan diberi air. Penanaman bibit kurma hibrida, hendaklah dilakukan pada tanah yang lapang, sehingga tumbuh kembang bibit kurma bisa maksimal.

Memasuki usia 1,5 tahun, bibit kurma hibrida sudah memperlihatkan bentuk susunan pohonnya, daun-daunnya pun sudah berlidi-lidi dengan diameter 4-7 cm. Pada usia 2,5 tahun, pohon kurma hibrida telah menampakkan bakal-bakal buahnya. Dan ketika telah mencapai usia 3 tahun, pohon kurma hibrida sudah mampu berbuah. Buah kurma yang dihasilkan dari budidaya bibit kurma hibrida memiliki kualitas yang tinggi.

Budidaya Kurma Phoenix Dactylifera di Indonesia




Pohon kurma adalah tanaman khas gurun pasir yang sangat kokoh dan memiliki daun yang indah. Pohon kurma yang bernama latin Phoenix Dactylifera, merupakan salah satu dari rumpun phoenix (keluarga palmae). Sebagian besar rumpun phoenix hanya digunakan sebagai tanaman hias saja, namun hanya pohon kurma (phoenix dactylifera ) saja yang dibudidayakan karena buah kurma memiliki nilai ekonomis yang tinggi.


Selain itu, buah kurma juga memiliki kandungan gizi yang nyaris lengkap dengan kadar seimbang yang bermanfaat bagi tubuh. Manfaat kurma sangat besar, karena buah kurma mengandung zat–zat penting bagi tubuh kita, diantaranya glukosa, fruktosa, kalsium, mineral, zat besi, niasin, vitamin dan berbagai zat penting lainnya.

Besarnya manfaat kurma membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya, termasuk orang-orang di Indonesia. Budidaya buah kurma telah banyak dilakukan di Indonesia. Iklim tropis, suhu udara dan tanah yang lembab di Indonesia, sangat mendukung pembudidayaan pohon kurma. Saat ini kurma juga mulai dibudidayakan di Bandung. Suhu udara di Bandung yang relatif stabil sangat mendukung tumbuh kembangnya pohon kurma.

Selain itu, tanah di Bandung memiliki unsur hara yang tinggi. Budidaya kurma di Bandung telah dimulai sekitar tahun 2008. Petani kurma di Bandung mengatakan bahwa buah kurma yang dihasilkan dari budidaya di Bandung memiliki kualitas yang baik. Buah yang dihasilkan dari budidaya tersebut memiliki rasa yang manis. Selain itu, buah kurma Bandung lebih tahan lama dan tidak mudah membusuk.

Petani di Bandung mendatangkan bibit kurma dari Malaysia. Bibit kurma yang ditanam merupakan bibit kurma hibrida yang berasal dari varietas unggul. Penanaman bibit kurma hibrida dilakukan pada bulan Januari. Penanaman bibit kurma hibrida merupakan hal yang mudah. Penanaman dilakukan dengan cara memasukkan bibit kurma hibrida ke dalam lubang-lubang tanah yang telah disediakan. Lubang-lubang tersebut kemudian diratakan dan diberi air. Penanaman bibit kurma hibrida, hendaklah dilakukan pada tanah yang lapang, sehingga tumbuh kembang bibit kurma bisa maksimal.

Memasuki usia 1,5 tahun, bibit kurma hibrida sudah memperlihatkan bentuk susunan pohonnya, daun-daunnya pun sudah berlidi-lidi dengan diameter 4-7 cm. Pada usia 2,5 tahun, pohon kurma hibrida telah menampakkan bakal-bakal buahnya. Dan ketika telah mencapai usia 3 tahun, pohon kurma hibrida sudah mampu berbuah. Buah kurma yang dihasilkan dari budidaya bibit kurma hibrida memiliki kualitas yang tinggi.

Monday, February 10, 2014

Antara Durian Petruk dan Durian Blambangan



Buah durian atau yang sering disebut dengan duren merupakan buah yang istimewa. Buah durian tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis. Jenis buah durian sangat beraneka ragam, namun buah durian unggulan hanya ada beberapa jenis. Diantara buah durian yang menjadi varietas unggul adalah durian Petruk dan durian Blambangan.

Durian Petruk banyak dibudidayakan di daerah Jepara, Jawa Tengah. Durian ini telah mendapat sertifikasi dari Departemen Pertanian Jepara sebagai buah durian varietas unggul. Durian Petruk yang sering disebut sebagai Durian Jepara menjadi varietas yang diunggulkan karena buahnya memiliki rasa yang manis dan lezat. Buah durian Petruk memiliki beberapa keistimewaan unik, diantaranya:
  • Kulit luar buah durian ini tajam meruncing, dengan warna kulit luar hijau kekuningan atau kuning kecoklatan. Dan kulit buah durian ini akan sedikit membelah ketika sudah waktunya matang.
  • Durian Petruk memiliki bau dan aroma buah menyengat yang sedikit menusuk hidung.
  • Daging buah durian Petruk tebal, sedikit berserat, lentur namun tidak lembek. Selain itu, rasa daging buahnya manis murni dengan sedikit rasa pahit.
  • Durian Petruk juga memiliki biji buah yang kecil, sehingga daging buahnya yang tebal nikmat sekali ketika dimakan.

Karena hal tersebutlah, durian Petruk menjadi durian juara yang memikat dan banyak diminati orang.


Selain Jepara, ada juga daerah lain yang menjadi tempat budidaya durian. Daerah tersebut adalah Blambangan yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pada tahun 2009, daerah Blambangan menjadi target pemerintah untuk memajukan potensi agro wisata dengan cara melakukan penanaman ribuan pohon durian. Program tersebut telah menjadikan Blambangan sebagai salah satu sentra penghasil durian yang ada di Indonesia. Durian yang dihasilkan di daerah Blambangan pun menjadi terkenal dengan nama Durian Blambangan. Durian Blambangan biasanya matang pada bulan April-Mei. Durian Blambangan memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:
  • Daging buahnya cukup tebal, dengan warna daging buah kuning pucat.
  • Rasa dari durian Blambangan tidak kalah hebat dengan durian Petruk. Durian Blambangan memiliki rasa yang manis bercampur pahit yang kental, hal ini merupakan salah satu keunggulan dari durian Blambangan.
  • Kulit luar durian Blambangan tidak terlalu tebal sehingga mudah untuk dibuka.
  • Daging buahnya lembut dan tidak banyak mengandung serat.

Antara Durian Petruk dan Durian Blambangan



Buah durian atau yang sering disebut dengan duren merupakan buah yang istimewa. Buah durian tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis. Jenis buah durian sangat beraneka ragam, namun buah durian unggulan hanya ada beberapa jenis. Diantara buah durian yang menjadi varietas unggul adalah durian Petruk dan durian Blambangan.

Durian Petruk banyak dibudidayakan di daerah Jepara, Jawa Tengah. Durian ini telah mendapat sertifikasi dari Departemen Pertanian Jepara sebagai buah durian varietas unggul. Durian Petruk yang sering disebut sebagai Durian Jepara menjadi varietas yang diunggulkan karena buahnya memiliki rasa yang manis dan lezat. Buah durian Petruk memiliki beberapa keistimewaan unik, diantaranya:
  • Kulit luar buah durian ini tajam meruncing, dengan warna kulit luar hijau kekuningan atau kuning kecoklatan. Dan kulit buah durian ini akan sedikit membelah ketika sudah waktunya matang.
  • Durian Petruk memiliki bau dan aroma buah menyengat yang sedikit menusuk hidung.
  • Daging buah durian Petruk tebal, sedikit berserat, lentur namun tidak lembek. Selain itu, rasa daging buahnya manis murni dengan sedikit rasa pahit.
  • Durian Petruk juga memiliki biji buah yang kecil, sehingga daging buahnya yang tebal nikmat sekali ketika dimakan.

Karena hal tersebutlah, durian Petruk menjadi durian juara yang memikat dan banyak diminati orang.


Selain Jepara, ada juga daerah lain yang menjadi tempat budidaya durian. Daerah tersebut adalah Blambangan yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pada tahun 2009, daerah Blambangan menjadi target pemerintah untuk memajukan potensi agro wisata dengan cara melakukan penanaman ribuan pohon durian. Program tersebut telah menjadikan Blambangan sebagai salah satu sentra penghasil durian yang ada di Indonesia. Durian yang dihasilkan di daerah Blambangan pun menjadi terkenal dengan nama Durian Blambangan. Durian Blambangan biasanya matang pada bulan April-Mei. Durian Blambangan memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:
  • Daging buahnya cukup tebal, dengan warna daging buah kuning pucat.
  • Rasa dari durian Blambangan tidak kalah hebat dengan durian Petruk. Durian Blambangan memiliki rasa yang manis bercampur pahit yang kental, hal ini merupakan salah satu keunggulan dari durian Blambangan.
  • Kulit luar durian Blambangan tidak terlalu tebal sehingga mudah untuk dibuka.
  • Daging buahnya lembut dan tidak banyak mengandung serat.

MENANAM DAN MERAWAT POHON BUAH KIWI



Buah kiwi, mungkin sebagian dari anda masih merasa asing dengan buah yang satu ini. Buah ini adalah sejenis buah beri yang berasal dari Cina. Buah kiwi biasanya berbentuk oval, sebesar telur ayam. Buah ini sangat kaya akan serat, kulit buah kiwi ini berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Buah yang unik ini ternyata juga mempunyai rasa yang unik juga. Anda sendiri juga bisa menanam buah ini lho.

Dalam menanam pohon kiwi merupakan hal yang menantang bagi penghobi pertanian dan perkebunan. Menanam pohon kiwi mempunyai nilai plus pada sisi ekonomi, karena pohon kiwi mempunyai prospek yang sangat bagus sekali karena banyak sekali yang mencari pohon kiwi ini. Pohon kiwi tidaklah sulit untuk ditanam. Nah, mari kita bahas tips menanam pohon kiwi.

Lahan Pohon Kiwi 

Pohon kiwi memang sangat bisa untuk tumbuh dengan subut di negeri tropis seperti Indonesia. Untuk menanam pohon Kiwi anda perlu menyiapkan lahan yang bebas hama tanaman seperti rumput liar, anda bisa menyiangi rumput-rumput atau tanaman kecil-kecil lainnya sebelum anda tanami pohon kiwi. Setelah tanahnya bebas hama maka anda bisa menggemburkan tanah dan juga memberinya pupuk kandang. Anda bisa juga mengatur keasaman tanah yang anda persiapkan.

Sebelum dua minggu sebelum penanaman anda harus mempersiapkan lubang-lubang yang nantinya akan ditanami benih pohon kiwi, ukuran lubang-lubang tersebut adalah 2 x 2 meter. Pada saat menggarap lahan anda juga bisa sembari memulai proses pembibitan pohon kiwi.

Bibit Pohon Kiwi

Pertama anda harus menyemaikan biji bibit pohon kiwi. Untuk menyemaikannya anda bisa dengan merendam dengan air hangat dan setelah itu kita keringkan. kemudian biji-biji kiwi tersebut dibungkus dengan tissu ataupun kapas selama satu malam dan biji kiwi pun siap ditanam di persemaian. Gunakan media tanah humus untuk persemaian dan jangan sampai terkena kontak dengan sinar matahari secara langsung. Tanamkan biji-biji tersebut di tanah tersebut sampai kurang lebih sepuluh hari. Setelah sepuluh hari biasanya kecambah sudah mulai tumbuh.

Penanaman dan Pemeliharaan Pohon Kiwi

Setelah kecambah tumbuh dan mempunyai daun anda bisa meletakkannya di pot-pot sampai tumbuh cukup besar untuk ditanam di lahan yang sudah disediakan. Untuk penanaman di lahan tersebut anda bisa menanamnya seperti biasa, pangkal pohon kita tinggikan dengan timbunan tanah agar tidak tergenang oleh air. Anda bisa membabat semua tanaman liar kecil-kecil yang tumbuh di sekitar pohon kiwi agar bisa tumbuh secara optimal, juga harap diperhatikan pemupukan dan pengairan ke pohon pohon kiwi tersebut. Untuk hama anda bisa membasminya dengan cara menyemprotnya. Mudah bukan cara menanam pohon kiwi.

Sumber :
http://klikpintar.com

MENANAM DAN MERAWAT POHON BUAH KIWI



Buah kiwi, mungkin sebagian dari anda masih merasa asing dengan buah yang satu ini. Buah ini adalah sejenis buah beri yang berasal dari Cina. Buah kiwi biasanya berbentuk oval, sebesar telur ayam. Buah ini sangat kaya akan serat, kulit buah kiwi ini berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Buah yang unik ini ternyata juga mempunyai rasa yang unik juga. Anda sendiri juga bisa menanam buah ini lho.

Dalam menanam pohon kiwi merupakan hal yang menantang bagi penghobi pertanian dan perkebunan. Menanam pohon kiwi mempunyai nilai plus pada sisi ekonomi, karena pohon kiwi mempunyai prospek yang sangat bagus sekali karena banyak sekali yang mencari pohon kiwi ini. Pohon kiwi tidaklah sulit untuk ditanam. Nah, mari kita bahas tips menanam pohon kiwi.

Lahan Pohon Kiwi 

Pohon kiwi memang sangat bisa untuk tumbuh dengan subut di negeri tropis seperti Indonesia. Untuk menanam pohon Kiwi anda perlu menyiapkan lahan yang bebas hama tanaman seperti rumput liar, anda bisa menyiangi rumput-rumput atau tanaman kecil-kecil lainnya sebelum anda tanami pohon kiwi. Setelah tanahnya bebas hama maka anda bisa menggemburkan tanah dan juga memberinya pupuk kandang. Anda bisa juga mengatur keasaman tanah yang anda persiapkan.

Sebelum dua minggu sebelum penanaman anda harus mempersiapkan lubang-lubang yang nantinya akan ditanami benih pohon kiwi, ukuran lubang-lubang tersebut adalah 2 x 2 meter. Pada saat menggarap lahan anda juga bisa sembari memulai proses pembibitan pohon kiwi.

Bibit Pohon Kiwi

Pertama anda harus menyemaikan biji bibit pohon kiwi. Untuk menyemaikannya anda bisa dengan merendam dengan air hangat dan setelah itu kita keringkan. kemudian biji-biji kiwi tersebut dibungkus dengan tissu ataupun kapas selama satu malam dan biji kiwi pun siap ditanam di persemaian. Gunakan media tanah humus untuk persemaian dan jangan sampai terkena kontak dengan sinar matahari secara langsung. Tanamkan biji-biji tersebut di tanah tersebut sampai kurang lebih sepuluh hari. Setelah sepuluh hari biasanya kecambah sudah mulai tumbuh.

Penanaman dan Pemeliharaan Pohon Kiwi

Setelah kecambah tumbuh dan mempunyai daun anda bisa meletakkannya di pot-pot sampai tumbuh cukup besar untuk ditanam di lahan yang sudah disediakan. Untuk penanaman di lahan tersebut anda bisa menanamnya seperti biasa, pangkal pohon kita tinggikan dengan timbunan tanah agar tidak tergenang oleh air. Anda bisa membabat semua tanaman liar kecil-kecil yang tumbuh di sekitar pohon kiwi agar bisa tumbuh secara optimal, juga harap diperhatikan pemupukan dan pengairan ke pohon pohon kiwi tersebut. Untuk hama anda bisa membasminya dengan cara menyemprotnya. Mudah bukan cara menanam pohon kiwi.

Sumber :
http://klikpintar.com

CARA MENANAM BUAH KIWI



Buah Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur (Actinidia deliciosa) dan (hibrida) antara ini dan spesies pada genus (Actinidia). Actinidia tersebut asli berasal dari (Shaanxi, Cina). Buah kiwi yang normal berbentuk Oval, Kira-kira sebesar telur ayam (5 - 8 cm / 2 - 3 in dan diameter 4.5 - 5.5 cm 1 3/4 - 2). Buah kiwi tersebut kaya akan serat, Kulitnya berwarna hijau kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau ke emasan dengan biji kecil, hitam, Dan dapat dimakan. Tekstur buah kiwi ini sangat halus dan rasanya yang Unik. Pada saat ini buah kiwi telah di tanam di berbagai Daerah dan di negara. Buah kiwi tersebut pada awalnya bernama (Gosberi Cina). Dan buah ini di namai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun (1950-an), Dan menjadi melonette.



Buah kiwi telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, Buah kiwi tersebut telah terbukti memiliki kandungan vitamin dan juga Nutrisi-nutrisi yang sangat penting untuk tubuh manusia, Sehingga dapat meningkatkan menjaga/kesehatan jika dikomsumsi secara rutin. Dengan manfaat buah kiwi tersebut buah kiwi sangat banyak diminati oleh para konsumen, Dan hal ini juga kesempatan untuk usaha budidaya yang bagus jika kita serius menekuni Membudidayakan buah kiwi tersebut.



Berladang dan bercocok (Berkebun) tanam adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan menghasilkan, Terlebih lagi apabila didukung oleh keadaan iklim dan tanah yang mendukung seperti tanah kita di Indonesia, Maka tak asing lagi apabila sektor pertanian merupakan salah satu lahan bisnis yang menjanjikan di Negara kita Indonesia ini. Salah satu hasil dari sektor pertanian atau perkebunan (Budidaya) yang memiliki prospek yang sangat bagus yaitu adalah buah kiwi. Pada saat ini kita akan membahas artikel tentang Tips terbik budidaya buah kiwi.

di bawah ini Tips terbaik budidaya buah kiwi.

1. Proses Penyiapan Lahan :
Kiwi dapat tumbuh dengan cukup subur di wilayah tropis, Seperti di negara Indonesia. Penyiapan lahan dapat kita mulai dengan membersihkan lahan dari Tanaman-tanaman liar, setelah lahan bersih langkah selanjutnya yaitu dengan menggemburkan bagian-bagin lahan yang akan ditanami. Setelah tanah di gemburkan tanah telah bisa kita pupuk dengan pupuk kandang secukupnya. Dan kita juga bisa mengatur tingkat kesamaan tanah dengan cara mengapur tanah dengan (Dolomite).

Kemudian pada Bagian-bagian tanah yang telah digemburkan dibuat lubang tanam dengan jarak kurang lebih (2 meter x 2 meter). Dan proses pembajakan, pemberian pupuk, pengapuran dan pembuatan Lubang-lubang tanam sebaiknya telah selesai dikerjakan 2 minggu sebelum penanaman bibit buah kiwi dilakukan. Sembari menggarap lahan, kita juga bisa memulai proses pembenihan sehingga ketika benih telah siap tanam, Dan lahan juga telah siap untuk digunakan dan ditanami.

2. Proses Pembenihan :
Pembenihan atau pembibitan buah kiwi dapat dilakukan dengaan cara menyemaikan Biji-biji kiwi. Untuk membantu mempercepat proses penyemaian, Biji-biji buah kiwi direndam terlebih dahulu dengan air hangat, Kemudian dikeringkan. Jika telah kering biji tersebut, disimpan dan dibungkus dengan Tissu maupun kapas selama 1 malam. Setelah itu di keluarkan biji-biji tersebut telah bisa disemai.

Media yang baik untuk penyemain adalah tanah humus, Caranya kita sebarkan biji-biji tersebut secara merata diatas tanah dan dimkan selama sepeluh hari (Hingga kecambah dan daun telah mulai tumbuh). Perlu diingat juga bahwa selama proses penyemaian sebaiknya biji tersebut diberikan naungan untuk menghindari sinar matahari langsung.

3. Proses Penanaman :
Setelah biji buah kiwi telah mempunyai daun, kita bisa memindahkanya kedalam Pot, Sampai cukup besar untuk ditanam diatas lahan. Cara menanam benih-benih tersebut yakni tinggal dimasukkan saja pada bagian pangkal batangnya kedalam Lubang-lubang tanam yang telah siap di tanam. Kemudian seperti cara tanm pohon pada umumnya, Kita timbun dengan tanah dan timbunan tersebut sedikit kita tinggikan supaya tidak tergenang air pada pada musim hujan.

4. Proses Pemeliharaan :
Perlu juga di ketahui bahwa struktur tanah yang diperlukan untuk menanam pohon kiwi haruslah kuat, Karena tanah akan menahan beban pohon kiwi yang sangat berat ketika Pohon-pohon kiwi tersebut telah berbuah. Cara merawat pohon kiwi supaya tumbuh subur yakni dengan mengairi secara teratur, Dan memupuk tanah secara berkala, Lalu membabat rumput liar, Juga mengendalikan hama pohon dengan penyemprotan. Selain dari itu perlu juga memelihara bunga dan membantu proses penyerbukan dengan kuas yang halus supaya buahnya lebih banyak dan subur.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Terbik Budidaya Buah Kiwi Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya.

Sumber :
http://sabdaalamnusantara.blogspot

CARA MENANAM BUAH KIWI



Buah Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur (Actinidia deliciosa) dan (hibrida) antara ini dan spesies pada genus (Actinidia). Actinidia tersebut asli berasal dari (Shaanxi, Cina). Buah kiwi yang normal berbentuk Oval, Kira-kira sebesar telur ayam (5 - 8 cm / 2 - 3 in dan diameter 4.5 - 5.5 cm 1 3/4 - 2). Buah kiwi tersebut kaya akan serat, Kulitnya berwarna hijau kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau ke emasan dengan biji kecil, hitam, Dan dapat dimakan. Tekstur buah kiwi ini sangat halus dan rasanya yang Unik. Pada saat ini buah kiwi telah di tanam di berbagai Daerah dan di negara. Buah kiwi tersebut pada awalnya bernama (Gosberi Cina). Dan buah ini di namai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun (1950-an), Dan menjadi melonette.



Buah kiwi telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, Buah kiwi tersebut telah terbukti memiliki kandungan vitamin dan juga Nutrisi-nutrisi yang sangat penting untuk tubuh manusia, Sehingga dapat meningkatkan menjaga/kesehatan jika dikomsumsi secara rutin. Dengan manfaat buah kiwi tersebut buah kiwi sangat banyak diminati oleh para konsumen, Dan hal ini juga kesempatan untuk usaha budidaya yang bagus jika kita serius menekuni Membudidayakan buah kiwi tersebut.



Berladang dan bercocok (Berkebun) tanam adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan menghasilkan, Terlebih lagi apabila didukung oleh keadaan iklim dan tanah yang mendukung seperti tanah kita di Indonesia, Maka tak asing lagi apabila sektor pertanian merupakan salah satu lahan bisnis yang menjanjikan di Negara kita Indonesia ini. Salah satu hasil dari sektor pertanian atau perkebunan (Budidaya) yang memiliki prospek yang sangat bagus yaitu adalah buah kiwi. Pada saat ini kita akan membahas artikel tentang Tips terbik budidaya buah kiwi.

di bawah ini Tips terbaik budidaya buah kiwi.

1. Proses Penyiapan Lahan :
Kiwi dapat tumbuh dengan cukup subur di wilayah tropis, Seperti di negara Indonesia. Penyiapan lahan dapat kita mulai dengan membersihkan lahan dari Tanaman-tanaman liar, setelah lahan bersih langkah selanjutnya yaitu dengan menggemburkan bagian-bagin lahan yang akan ditanami. Setelah tanah di gemburkan tanah telah bisa kita pupuk dengan pupuk kandang secukupnya. Dan kita juga bisa mengatur tingkat kesamaan tanah dengan cara mengapur tanah dengan (Dolomite).

Kemudian pada Bagian-bagian tanah yang telah digemburkan dibuat lubang tanam dengan jarak kurang lebih (2 meter x 2 meter). Dan proses pembajakan, pemberian pupuk, pengapuran dan pembuatan Lubang-lubang tanam sebaiknya telah selesai dikerjakan 2 minggu sebelum penanaman bibit buah kiwi dilakukan. Sembari menggarap lahan, kita juga bisa memulai proses pembenihan sehingga ketika benih telah siap tanam, Dan lahan juga telah siap untuk digunakan dan ditanami.

2. Proses Pembenihan :
Pembenihan atau pembibitan buah kiwi dapat dilakukan dengaan cara menyemaikan Biji-biji kiwi. Untuk membantu mempercepat proses penyemaian, Biji-biji buah kiwi direndam terlebih dahulu dengan air hangat, Kemudian dikeringkan. Jika telah kering biji tersebut, disimpan dan dibungkus dengan Tissu maupun kapas selama 1 malam. Setelah itu di keluarkan biji-biji tersebut telah bisa disemai.

Media yang baik untuk penyemain adalah tanah humus, Caranya kita sebarkan biji-biji tersebut secara merata diatas tanah dan dimkan selama sepeluh hari (Hingga kecambah dan daun telah mulai tumbuh). Perlu diingat juga bahwa selama proses penyemaian sebaiknya biji tersebut diberikan naungan untuk menghindari sinar matahari langsung.

3. Proses Penanaman :
Setelah biji buah kiwi telah mempunyai daun, kita bisa memindahkanya kedalam Pot, Sampai cukup besar untuk ditanam diatas lahan. Cara menanam benih-benih tersebut yakni tinggal dimasukkan saja pada bagian pangkal batangnya kedalam Lubang-lubang tanam yang telah siap di tanam. Kemudian seperti cara tanm pohon pada umumnya, Kita timbun dengan tanah dan timbunan tersebut sedikit kita tinggikan supaya tidak tergenang air pada pada musim hujan.

4. Proses Pemeliharaan :
Perlu juga di ketahui bahwa struktur tanah yang diperlukan untuk menanam pohon kiwi haruslah kuat, Karena tanah akan menahan beban pohon kiwi yang sangat berat ketika Pohon-pohon kiwi tersebut telah berbuah. Cara merawat pohon kiwi supaya tumbuh subur yakni dengan mengairi secara teratur, Dan memupuk tanah secara berkala, Lalu membabat rumput liar, Juga mengendalikan hama pohon dengan penyemprotan. Selain dari itu perlu juga memelihara bunga dan membantu proses penyerbukan dengan kuas yang halus supaya buahnya lebih banyak dan subur.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Terbik Budidaya Buah Kiwi Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya.

Sumber :
http://sabdaalamnusantara.blogspot

Mencoba Menaman Buah Pir Di Indonesia


Buah pir memiliki tipe buah pome, dengan bentuk buah bulat melonjong. Buah pir rasanya manis, namun ada pula yang memilki rasa yang masir. Buah pir memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

Budidaya pir banyak dilakukan di daerah yang beriklim sedang. Di Indonesia sendiri budidaya pir belum banyak dilakukan. Hal tersebut dikarenakan iklim tropis dan suhu udara di Indonesia yang relatif tinggi, tidak mendukung bagi perkembangan dan pertumbuhan bibit pir.

Sebenarnya ujicoba budidaya pir pernah dilakukan di daerah Bogor. Suhu udara Bogor yang rendah, diharapkan dapat menunjang tumbuh kembang bibit pir. Para peneliti mengambil sampel bibit pir yang berasal dari Jepang. Budidaya pir mulai dilakukan pada awal bulan Desember.

Pada awal Desember hingga awal Maret mulai dilakukan penanaman bibit pir. Sebelum bertunas bibit pir harus melewati masa dingin. Proses pendinginan ini disebut stratifikasi. Karena Indonesia tidak mengalami musim dingin, maka penanaman awal bibit pir sampai masa tunas terjadi, dilakukan pada sebuah ruangan yang memiliki alat pengatur suhu lingkungan yang berfungsi mendinginkan atau merendahkan suhu lingkungan. Bibit pir tersebut ditanam pada media pot kecil yang telah diberi pupuk.

Setelah bertunas, tunas bibit pir dipindahkan pada area tanam. Area tanam yang digunakan harus bersih dari rerumputan dan gulma. Bibir pir kemudian ditanam pada tanah dengan kedalaman 30 cm dengan diameter lubang 25-40 cm. Dalam budidaya pir, perlu dilakukan penyiraman air secara rutin pada tunas bibit pir.

Ketika memasuki usia 10 bulan, tunas bibit pir yang telah tumbuh diikatkan pada sebuah bambu yang memiliki diameter 10-15 cm, hal tersebut bertujuan agar bibit pir tersebut dapat tumbuh tegak ke atas. Pada usia 2-3 tahun, akan dilakukan pemangkasan pada bibit pir yang ditanam tersebut. Hal ini penting dilakukan, karena pada usia tersebut bibit pir mulai mengalami pembentukan pohon dan susunan pohon.

Di Indonesia panen buah pir dari hasil budidaya pir biasanya dilakukan pada bulan September-Oktober. Buah pir yang dihasilkan dari budidaya pir di Indonesia memiliki karakteristik yang tidak terlalu baik. Buah pir yang dihasilkan memiliki ukuran yang relatif kecil, rasanya pun tidak semanis buah pir yang dibudidayakan di daerah iklim sedang.

Sumber :
http://tanaman.org

Wednesday, January 22, 2014

Membasmi Lalat Buah Mangga


Cara Membasmi Lalat Buah

Lalat buah (Bactrocera spp.) merupakan salah satu hama yang banyak menimbulkan kerugian pada tanaman hortikultura, baik yang dibudidayakan secara luas maupun tanaman pekarangan seperti mangga, belimbing, jambu, nangka, semangka, melon, pare, cabai, dll. Akibat serangan hama ini produksi dan mutu buah menjadi rendah, bahkan tidak jarang mengakibatkan gagal panen, karena buah berjatuhan sebelum masak atau buah menjadi rusak saat dipanen sehingga tidak layak jual atau tidak layak konsumsi.

Gejala
Pada buah yang terserang biasanya terdapat lubang kecil di bagian tengah kulitnya. Serangan lalat buah ditemukan terutama pada buah yang hampir masak. Gejala awal ditandai dengan noda/titik bekas tusukan ovipositor (alat peletak telur) lalat betina saat meletakkan telur ke dalam buah. Selanjutnya karena aktivitas hama di dalam buah, noda tersebut berkembang menjadi meluas. Larva makan daging buah sehingga menyebabkan buah busuk sebelum masak. Apabila dibelah pada daging buah terdapat belatung-belatung kecil dengan ukuran antara 4-10 mm yang biasanya meloncat apabila tersentuh. Kerugian yang disebabkan oleh hama ini mencapai 30-60%. Kerusakan yang ditimbulkan oleh larvanya akan menyebabkan gugurnya buah sebelum mencapai kematangan yang diinginkan.

Pengendalian
Fase kritis tanaman dan saat pemantauan populasi adalah saat buah menjelang masak. Lalat buah dapat dikendalikan dengan berbagai cara mulai dari biologi, mekanis, kultur teknis dan kimia. Di alam lalat buah mempunyai musuh alami berupa parasitoid dari genus Biosteres dan Opius dan beberapa predator seperti semut, sayap jala (Chrysopidae va. (ordo Neuroptera)), kepik Pentatomide (ordo Hemiptera) dan beberapa kumbang tanah (ordo Coleoptera). Peran musuh alami belum banyak dimanfaatkan mengingat populasinya yang rendah dan banyaknya petani yang mengendalikan hama menggunakan insektisida. Parasitoid dan predator ini lebih rentan terhadap insektisida daripada hama yang diserangnya.

Cara mekanis:

1. Pengumpulan dan pemungutan sisa buah yang tidak dipanen terutama buah sotiran untuk menghindarkan hama tersebut menjadi inang potensial, akan menjadi sumber serangan berikutnya. Pengendalian mekanis juga dapat dilakukan dengan mengumpulkan buah yang busuk atau sudah terserang kemudian dibenamkan kedalam tanah atau dibakar.

2. Pembungkusan buah mulai umur 1,5 bulan untuk mencegah peletakan telur (oviposisi), merupakan cara mekanik yang paling baik untuk diterapkan sebagai antisipasi terhadap serangan lalat buah.

Bahan pembungkus
Petani biasanya menggunakan kertas, kertas karbon, plastik hitam, daun pisang, daun jati, atau kain untuk membungkus buah yang tidak terlalu besar seperti belimbing dan jambu. Untuk buah yang berukuran besar, seperti nangka, petani biasa menggunakan anyaman daun kelapa, karung plastik, atau kertas semen. Setiap jenis pembungkus memiliki kelebihan dan kekurangan.

Syarat bahan pembungkus
Apa pun bahan pembungkus yang digunakan harus memenuhi persyaratan: bahan tidak mudah rusak, bahan berwarna gelap, dan bahan membantu menjaga kelembaban dalam bungkusan.

Waktu pembungkusan
Kapan buah harus dibungkus tergantung dari jenis buahnya. Misalnya, buah belimbing harus sedini mungkin dibungkus. Buah mangga dibungkus sebelum buah memasuki stadium pemasakan. Lalat buah tertarik pada warna kuning dan aroma buah masak atau aroma amonia yang dikeluarkan oleh beberapa jenis bunga dan buah, jadi membungkus buah sedini mungkin bisa efektif mengurangi serangan lalat buah.

3. Pengasapan.
Upaya membungkus buah untuk menghindari serangan lalat buah akan semakin efektif jika dibarengi dengan pengasapan. Tujuan pengasapan adalah mengusir lalat buah dari kebun. Pengasapan dilakukan dengan membakar serasah atau jerami sampai menjadi bara yang cukup besar. Kemudian bara dimatikan dan di atas bara ditaruh dahan kayu yang masih lembab. Pengasapan di sekitar pohon dapat mengusi lalat buah dan efektif selama tiga hari. Pengasapan selama 13 jam bisa membunuh lalat buah yang tidak sempat menghindar

4. Kotak perangkap yang di dalamnya diletakkan bahan pemikat lalat buah, antara lain menggunakan daun Selasih (Ocimum sp.) yang banyak tumbuh di ladang atau di tempat terbuka lainnya. Tanaman selasih mengandung minyak asiri, saponin, flavanoid, tanin, dan senyawa geranoil, methyl eugenol (ME), linalol serta senyawa lain yang bersifat menguap. Minyak selasih dilaporkan mengandung ME > 65 %.

Cara penggunaan
Untuk menarik/mengendalikan lalat buah, selasih dapat dimanfaatkan secara langsung atau disuling dulu untuk mendapatkan minyaknya.

Penggunaan secara langsung caranya : 1) daun selasih 10 – 20 helai dibungkus dengan kain strimin, kemudian diremas-remas, lalu masukkan ke dalam perangkap; 2) daun selasih dicincang dengan pisau 2 – 3 cm, selanjutnya dibungkus kain strimin dan dimasukkan pada alat perangkap.

Pengendalian secara kultur teknis dapat dilakukan dengan pengolahan tanah (membalik tanah) di bawah pohon/tajuk tanaman dengan tujuan agar pupa terangkat ke permukaan tanah sehingga terkena sinar matahari dan akhirnya mati.

CARA MENANAM BUAH BELIMBING MANIS

Cara Budidaya Buah Belimbing Manis

Untuk melakukan budidaya belimbing manis ada beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya mendapatkan hasil yang maksimal, tahapan-tahapan itu aialah: pengolahan tanah, penyiapan bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemangkasan cabang, pembungaan dan kerontokan, dan penjarangan buah.

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah merupakan langkah awasl sebelum melakukan tahapan-tahapan yang lainnya, hal ini dimaksudkan supaya lahan lebih gembur, membersihkan gulma, dan memper baiki aerasi tanah supaya lebih subur.

Tanah diolah dengan dicangkul atau dibajak oleh alat tradisional maupun memakai mesin traktor. Setelah pembajakan dibuat lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. jarak antara lubang 5 m x 6 m, dan buat selokan dari sisa lahan.

Memisahkan tanah galian lapisan atas dengan lapisan bawah setebal 25-30 cm. tiap lubang diisi pupuk kompos yang sudah matang sebanyak 40 kg. campur pupuk dengan tanah lapisan bawah yang ada di pinggir lubang. Biarkan lubang tanam selama 1-3 minggu.

Penyiapan Bibit

Bibit diusahan berasal dari varietas unggul, bibit yang akan di tanam merupakan hasil dari perbanyakan secara vegetative, misalnya dengan okulasi dan sambung pucuk, mulus, tidak cacat dan tidak bercampur dengan varietas lain, dan tentunya harus bebas dari penyakit.

Varietas unggul memiliki ciri seperi, buahnya bermutu tinggi, manis rasanya, produksinya tinggi, mampu beradaptasi di lokasi baru, tahan stress dan tahan terhadap penyakit.

Penanaman

Penanaman dilahan terbuka atau kebun dilakukan apabila bibit belimbing sudah mencapai ketinggian 50-100 cm. apabila bibit yang sudah dipersiapkan menggunakan media yang dibungkus oleh polibag (platik), sebelum ditanam polibag tersebut harus dibuka terlebih dahulu, kemudian bibit dimasukan kedalam lubang tanam yang sudah disediakan sebelumnya.

Posisi bibit harus tegak tepat di tengah lubang. Kemudian, timbun lubang tanam dengan lapisan tanah atas sambil ditekan ke bawah, dan miring kea rah akarnya sampai kuat. Hal ini dilakukan supaya tanaman tidak goyang jika tertiup angin. Dan siram tanaman tersebut supaya tidak stress.

Jika bibit yang ditanam hasil dari sambung pucuk atau okulasi, maka batas sambungan atau mata temple harus terletak 5-10 cm di atas tanah dan jangan sampai tertimbun tanah

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, pemberantasan gulma, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Untuk penyiraman dilakukan setiap hari, apalagi pada musim kemarau intensita penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore hari. Cara penyiraman dapat dilakukan dengan member lubang jarum pada sisi bawah botol bekas air mineral, kemudian diisi ¾ air, sedangkan atasnya biarkan kosong. Kemudian ditancapkan kedalam tanah, namun tidak terlalu dalam.

Botol pada saat panas akan memuai karena adanya ruangan kosong, dan air akan keluar dari lubang jarum pada sisi bawah. Kemudian cara lain untuk system penyiraman bisa dilakukan dengan cara tetes, yaitu dengan menggunakan selang yang dilubangi sebesar jarum pada posisi samping, kemudian selang dihubungkan dengan menara air (tendon air atau bak air). Air dari menara bisa langsung dialirkan, untuk pengaturannya kita bisa memasang kran pengaturan. 

Untuk pemberantasan gulma bisa kita lakukan dengan alat seperti cangkul , garuk kecil dll. Yang terpenting dalam proses pembuangan benalu atau gulma jangan sampai merusak tanaman utama. Proses ini juga sering disebut penyiangan.

Setelah berumur 3 bulan tanaman harus diberi pupuk N, P dan k. pemupukan dilakukan 3 bulan sekali. Doasis pemberian pupuk untuk tanaman yang sudah berumur satu tahun diberikan urea 100gram, SP-36 100 gram, KCL 100 gram. Kemudian dosis untuk tanaman yang sudah berumur dua tahun ialah urea 150 gram, SP-36 100 gram, KCl 150 gram, dosis untuk tanaman yang sudah berumur tiga ttahun, urea 150 gram, SP-36 300 gram, KCl 200 gram, untuk umur empat tahun, urea 200 gram, SP-36 400 gram, KCl 300 gram, dan umur di atas empat tahun bisa di beri dengan dosis, urea 75 gram, SP-36 150 gram. Dan dosis tersebut untuk masing-masing satu pohon.

Tanaman yang sudah berbuah diberi pupuk dua kali. Pupuk diberikan dengan alur melingkari batang, dengan jarak 10-100 cm dari batang. Sedangkan pemberian pupuk kandang diberikan sebelum bibit belimbing ditanam dengan dosis 40 kg/lubang. Dan setelah tanaman berumur 2 tahun baru diberi lagi pupuk kandang dengan dosis 20 kg/pohon.

Pemangkasan Cabang

Tujuan dari pemangkasan adalah untuk membentuk tanaman supaya bercabang banyak, sosoknya supaya tidak terlalu tinggi menjulang. Kemudian tanaman diremajakan caranya, buang tunas-tunas yang muncul terlalu rapat, ranting yang sakit dan tunas yang lemah.

Untuk tanaman yang sudah tua bisa dipangkas dengan gergaji tajam, dan bekasnya dioles dengan lisol atau karbol, lalu tutup dengan plastic hitam. Kemudian diberi pupuk dengan pupuk kandang tau kompos 10 kg/pohon. Jarak pemangkasan dari tanah 1,5-2 m.

Pembungaan dan Kerontokan

Tanaman yang sduah berbunga sebaiknya disemprot dengan hormone NAA sebanyak 10-25 mg/liter pada bunga, atau dengan larutan herbisida sebanyak 2-10 mg/liter pada bunga dan dilakukan sebelum bunganya mekar.

Kerontokan yang terjadi pada tanaman belimbing bisa diakibatkan beberapa hal, seperti, kekeringan, karena hujan lebat, keracunan pupuk atau pestisida, bisa juga karena pemberian pupuk urea yang berlebihan dan tidak adanya bantuan penyerbukan oleh lalat atau lebah.

Penjarangan Buah

Penjarangan buah bertujuan untuk meningkatkan hasil yang berkualitas seperti, ukuran buah yang sama rata. Caranya, seleksi buah pentil kemudian pilih yang kerdil, bengkok, dan ccacat kemudian buang. Sisakan 2-3 buah, selanjutnya pentil yang tersisa bungkus dengan daun jati, plastic, atau kertas. Agar warnanya seragam dan bersih.

Faktor-faktor yang menyebabkan buah menjadi manis :
  1. Jenis tanah
  2. Pemupukan dan sinar matahari
Tanah yang baik untuk tanaman belimbing adalah tanah lempung dengan curah hujan sedang dan pH tanah 5,5-6. Tanaman belimbing baik ditanam di tanah yang bertipe kering, curah hujan kurang dari 1000 mm/tahun, karena cahaya matahari cukup menyinari, sehingga proses fotosintesis dapat berlangsung baik. Pemupukan pada umur 2 tahun dengan diberi pupuk KNO3 atau KCl sebanyak 500-1000 gram/tahun.

CARA MENANAM BUAH BELIMBING MANIS

Cara Budidaya Buah Belimbing Manis

Untuk melakukan budidaya belimbing manis ada beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya mendapatkan hasil yang maksimal, tahapan-tahapan itu aialah: pengolahan tanah, penyiapan bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemangkasan cabang, pembungaan dan kerontokan, dan penjarangan buah.

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah merupakan langkah awasl sebelum melakukan tahapan-tahapan yang lainnya, hal ini dimaksudkan supaya lahan lebih gembur, membersihkan gulma, dan memper baiki aerasi tanah supaya lebih subur.

Tanah diolah dengan dicangkul atau dibajak oleh alat tradisional maupun memakai mesin traktor. Setelah pembajakan dibuat lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. jarak antara lubang 5 m x 6 m, dan buat selokan dari sisa lahan.

Memisahkan tanah galian lapisan atas dengan lapisan bawah setebal 25-30 cm. tiap lubang diisi pupuk kompos yang sudah matang sebanyak 40 kg. campur pupuk dengan tanah lapisan bawah yang ada di pinggir lubang. Biarkan lubang tanam selama 1-3 minggu.

Penyiapan Bibit

Bibit diusahan berasal dari varietas unggul, bibit yang akan di tanam merupakan hasil dari perbanyakan secara vegetative, misalnya dengan okulasi dan sambung pucuk, mulus, tidak cacat dan tidak bercampur dengan varietas lain, dan tentunya harus bebas dari penyakit.

Varietas unggul memiliki ciri seperi, buahnya bermutu tinggi, manis rasanya, produksinya tinggi, mampu beradaptasi di lokasi baru, tahan stress dan tahan terhadap penyakit.

Penanaman

Penanaman dilahan terbuka atau kebun dilakukan apabila bibit belimbing sudah mencapai ketinggian 50-100 cm. apabila bibit yang sudah dipersiapkan menggunakan media yang dibungkus oleh polibag (platik), sebelum ditanam polibag tersebut harus dibuka terlebih dahulu, kemudian bibit dimasukan kedalam lubang tanam yang sudah disediakan sebelumnya.

Posisi bibit harus tegak tepat di tengah lubang. Kemudian, timbun lubang tanam dengan lapisan tanah atas sambil ditekan ke bawah, dan miring kea rah akarnya sampai kuat. Hal ini dilakukan supaya tanaman tidak goyang jika tertiup angin. Dan siram tanaman tersebut supaya tidak stress.

Jika bibit yang ditanam hasil dari sambung pucuk atau okulasi, maka batas sambungan atau mata temple harus terletak 5-10 cm di atas tanah dan jangan sampai tertimbun tanah

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, pemberantasan gulma, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Untuk penyiraman dilakukan setiap hari, apalagi pada musim kemarau intensita penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore hari. Cara penyiraman dapat dilakukan dengan member lubang jarum pada sisi bawah botol bekas air mineral, kemudian diisi ¾ air, sedangkan atasnya biarkan kosong. Kemudian ditancapkan kedalam tanah, namun tidak terlalu dalam.

Botol pada saat panas akan memuai karena adanya ruangan kosong, dan air akan keluar dari lubang jarum pada sisi bawah. Kemudian cara lain untuk system penyiraman bisa dilakukan dengan cara tetes, yaitu dengan menggunakan selang yang dilubangi sebesar jarum pada posisi samping, kemudian selang dihubungkan dengan menara air (tendon air atau bak air). Air dari menara bisa langsung dialirkan, untuk pengaturannya kita bisa memasang kran pengaturan. 

Untuk pemberantasan gulma bisa kita lakukan dengan alat seperti cangkul , garuk kecil dll. Yang terpenting dalam proses pembuangan benalu atau gulma jangan sampai merusak tanaman utama. Proses ini juga sering disebut penyiangan.

Setelah berumur 3 bulan tanaman harus diberi pupuk N, P dan k. pemupukan dilakukan 3 bulan sekali. Doasis pemberian pupuk untuk tanaman yang sudah berumur satu tahun diberikan urea 100gram, SP-36 100 gram, KCL 100 gram. Kemudian dosis untuk tanaman yang sudah berumur dua tahun ialah urea 150 gram, SP-36 100 gram, KCl 150 gram, dosis untuk tanaman yang sudah berumur tiga ttahun, urea 150 gram, SP-36 300 gram, KCl 200 gram, untuk umur empat tahun, urea 200 gram, SP-36 400 gram, KCl 300 gram, dan umur di atas empat tahun bisa di beri dengan dosis, urea 75 gram, SP-36 150 gram. Dan dosis tersebut untuk masing-masing satu pohon.

Tanaman yang sudah berbuah diberi pupuk dua kali. Pupuk diberikan dengan alur melingkari batang, dengan jarak 10-100 cm dari batang. Sedangkan pemberian pupuk kandang diberikan sebelum bibit belimbing ditanam dengan dosis 40 kg/lubang. Dan setelah tanaman berumur 2 tahun baru diberi lagi pupuk kandang dengan dosis 20 kg/pohon.

Pemangkasan Cabang

Tujuan dari pemangkasan adalah untuk membentuk tanaman supaya bercabang banyak, sosoknya supaya tidak terlalu tinggi menjulang. Kemudian tanaman diremajakan caranya, buang tunas-tunas yang muncul terlalu rapat, ranting yang sakit dan tunas yang lemah.

Untuk tanaman yang sudah tua bisa dipangkas dengan gergaji tajam, dan bekasnya dioles dengan lisol atau karbol, lalu tutup dengan plastic hitam. Kemudian diberi pupuk dengan pupuk kandang tau kompos 10 kg/pohon. Jarak pemangkasan dari tanah 1,5-2 m.

Pembungaan dan Kerontokan

Tanaman yang sduah berbunga sebaiknya disemprot dengan hormone NAA sebanyak 10-25 mg/liter pada bunga, atau dengan larutan herbisida sebanyak 2-10 mg/liter pada bunga dan dilakukan sebelum bunganya mekar.

Kerontokan yang terjadi pada tanaman belimbing bisa diakibatkan beberapa hal, seperti, kekeringan, karena hujan lebat, keracunan pupuk atau pestisida, bisa juga karena pemberian pupuk urea yang berlebihan dan tidak adanya bantuan penyerbukan oleh lalat atau lebah.

Penjarangan Buah

Penjarangan buah bertujuan untuk meningkatkan hasil yang berkualitas seperti, ukuran buah yang sama rata. Caranya, seleksi buah pentil kemudian pilih yang kerdil, bengkok, dan ccacat kemudian buang. Sisakan 2-3 buah, selanjutnya pentil yang tersisa bungkus dengan daun jati, plastic, atau kertas. Agar warnanya seragam dan bersih.

Faktor-faktor yang menyebabkan buah menjadi manis :
  1. Jenis tanah
  2. Pemupukan dan sinar matahari
Tanah yang baik untuk tanaman belimbing adalah tanah lempung dengan curah hujan sedang dan pH tanah 5,5-6. Tanaman belimbing baik ditanam di tanah yang bertipe kering, curah hujan kurang dari 1000 mm/tahun, karena cahaya matahari cukup menyinari, sehingga proses fotosintesis dapat berlangsung baik. Pemupukan pada umur 2 tahun dengan diberi pupuk KNO3 atau KCl sebanyak 500-1000 gram/tahun.
 
Copyright 2010 dunia burung kicau. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman